Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja

0
79

Mojokerto, restorasihukum.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya SPN Polda Jatim. Sebanyak 247 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In, (2/11/2025).

Apel dipimpin Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H., didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., serta jajaran pengasuh siswa. Dalam amanatnya, AKBP Dody menyampaikan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., bahwa Latja dan Live In merupakan jembatan krusial antara teori di kelas dengan realitas sosial di lapangan.

“Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri,” kata AKBP Dody.

Ia menekankan bahwa siswa harus menjaga nama baik institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres, serta menunjukkan sikap profesional, humanis, dan berintegritas.

Latja dan Live In bertujuan melatih siswa mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian sekaligus memahami kehidupan masyarakat secara langsung. Program ini juga menanamkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, empati, toleransi, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan humanis.

Kegiatan Latja dan Live In akan berlangsung mulai 3 hingga 8 November 2025. Para siswa akan ditempatkan di lima Polres jajaran Polda Jatim, yaitu Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here