Dewan Pers: Ingatkan Pers Di Indonesia

0
172

Jakarta, restorasihukum.com – Terkait dengan upaya agar tidak masuk dalam dunia kegelapan dan terjadi pelemahan terhadap independensi pers, Anggota Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo atau akrab disapa Stanley, mengingatkan semua anggota pers di Indonesia.

      Dalam acara diskusi tebatas yang bertema “Penilaian Pers Yang Dianggap Kebablasan dan Keinginan Untuk Kembali Mengontrol Kebebasan Pers”, yang bertempat di gedung pers Jakarta, Stainly mengatakan,  “Kalau dilakukan revisi UU Pers, dan di dalamnya diatur bahwa Dewan Pers harus melalui ‘fit and proper test’ di DPR maka pers akan masuk zaman kegelapan”.

      Menurutnya bukan tidak mungkin kewenangan Dewan Pers diatur kembali melalui revisi UU Pers. Karena bisa saja dalam revisi itu bisa saja para pemangku kepentingan dengan mengatasnamakan profesionalitas lalu menambah anggaran Dewan Pers, dan anggota Dewan Pers menjadi komisioner serta digaji negara, tetapi Dewan Pers harus melalui uji kepatutan dan kelayakan di DPR.

      Ia juga menerangkan,”Kalau melalui ‘fit and proper test’ (uji kepatutan dan kelayakan) di DPR, yang terjadi adalah Dewan Pers diisi orang-orang titipan. Dewan Pers tidak lagi mewakili independensi pers, tetapi dipilih DPR,” katanya.

      Danpabila hal itu sampai diatur, menurut Stainly, maka Dewan Pers tidak bisa mencegah. Dampaknya, sirna sudah struktur Dewan Pers yang selama ini dipilih oleh pansel secara independen. Untuk itulah dia mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga peran pers seutuhnya, sesuai dengan apa yang tercantum dalam UU Pers serta mematuhi kode etik jurnalistik.

      Sementara itu, Wartawan senior Sabam Leo Batubara menekankan sejatinya telah terjadi beragam gelombang pelemahan dan penguatan pers yang terjadi sejak awal reformasi 1998 hingga saat ini.

      Namun, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini, dia memperkirakan bahwa kebebasan pers akan terjamin manakala Jokowi taat azas kepada janjinya yang hanya akan tunduk kepada konstitusi dan rakyat.

      Leo menegaskan bahwa,jika presiden Jokowi tunduk kepada orang-orang seperti yang selama ini disebut-sebut, dan dia berada dibawah tekanan itu maka pers akan terancam.(Abk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here