Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Percepat Proyek Dusem, Pengiriman Perdana Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Dimulai

0
48

Cilegon, restorasihukum.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM terus mendorong optimalisasi pemanfaatan gas bumi guna memperkuat ketahanan energi nasional. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui percepatan pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi ruas Dumai–Sei Mangkei (Dusem), yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari kebijakan diversifikasi energi dan percepatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri. Hal ini diungkapkan saat membuka acara pengiriman perdana pipa proyek Dusem di pabrik PT Krakatau Pipe Industries (KPI), Cilegon, Banten, pada Kamis (19/2/2026).

“Pemerintah terus mengupayakan pembangunan infrastruktur pipa transmisi gas bumi guna memberikan kemudahan akses energi bagi sektor industri, komersial, dan masyarakat,” ujar Laode.

Proyek pipa transmisi gas Dusem memiliki panjang total sekitar 541,8 kilometer yang terbagi dalam dua segmen utama:

  1. Segmen 1: SKG Belawan – Stasiun Labuhan Batu sepanjang 279,8 km, dikerjakan KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk – PT Nindya Karya dengan nilai kontrak Rp 3,6 triliun.
  2. Segmen 2: Stasiun Labuhan Batu – Fasilitas Duri sepanjang 262 km, dikerjakan KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor – PT Brantas Abipraya (Persero) – PT Sumber Bangun Sentosa – PT Singgar Mulia dengan nilai kontrak Rp 2,8 triliun.

Total pagu investasi proyek ini mencapai Rp 6,5 triliun dengan kapasitas desain sebesar 109,2 MMSCFD. Proyek dimulai sejak Desember 2025 dan ditargetkan rampung pada Desember 2027.

Hingga minggu ke-8 pelaksanaan, progres pekerjaan menunjukkan capaian di atas target. Realisasi EPC Segmen 1 telah mencapai 12,447% dari rencana 7,638%, sedangkan Segmen 2 mencapai 12,061% dari target 10,295%.

Seluruh pipa yang digunakan merupakan produksi dalam negeri dengan komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60,9% untuk Segmen 1 dan 62,49% untuk Segmen 2.

Pengiriman pipa Batch 1 untuk Segmen 1 telah dimulai pada 14 Februari 2026 sebanyak 1.900 batang melalui jalur laut menggunakan tongkang. Sementara pengiriman Batch 1 Segmen 2 sebanyak 130 batang per hari dijadwalkan mulai 23 Februari 2026 melalui jalur darat.

Direktur Komersial KPI, Rony Yanuardi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah kepada perusahaan dalam proyek ini. Ia menegaskan komitmen KPI untuk mendukung penyelesaian proyek tepat waktu.

Laode juga mengapresiasi sinergi antara Krakatau Steel, Krakatau Pipe Industries, serta konsorsium kontraktor yang dinilai mampu menjaga proyek tetap sesuai timeline.

Proyek Dusem diharapkan dapat mengintegrasikan jaringan pipa gas di sepanjang Pulau Sumatera, mendukung hilirisasi industri, serta memperluas akses energi bersih bagi masyarakat.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here