Tulungagung, restorasihukum.com – Sekelompok orang yang diketahui berinisial AB, NP dan Gun, pada Senin (12/11) malam, tetap nekad menuang potasium dalam sungai sehingga menyebabkan seluruh ikan di sungai mati. Hal itu membuat geram warga sekitar sungai di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.
“Keterlaluan. Sudah diingatkan, malah dilakukan malam hari. Ikan mati semua. Sisanya masih banyak sekali yang mengapung,” kata DP (40), tokoh warga.
Sungai yang tidak tergolong besar itu berada di belakang BRI Unit Sumbergempol. Tiap hari di sungai itu banyak anak yang memancing untuk hiburan. Namun, kini ikan dalam sungai habis. Bukan dibersihkan untuk dibawa pulang tapi banyak ikan yang ditinggalkan mati di sungai.
“Mereka nekat memberi potas malam hari. Tidak mau ribut, kami diamkan. Tapi tidak kami biarkan,” tandasnya.
Sambil menunjukkan foto dan video, DP memperlihatkan banyak sekali sisa ikan yang mengapung dan ada yang mulai membusuk. Dirinya berharap pihak berwajib melakukan tindakan terhadap orang yang telah merusak lingkungan di sekitarnya itu.
“Saya berharap pihak terkait melihat ini, ini masih belum masuk musim hujan. Semua ikan dihabiskan dengan obat Tentu kami sebagai warga tak bisa menerima ini,” ucap DP.
Jika pihak terkait serius memiliki perhatian terhadap lingkungan, warga tidak segan untuk membuka siapa pelaku yang telah merusak ekosistem di sungai tersebut.








