Banyuwangi restorasihukum.com — Kabupaten Banyuwangi yang berjuluk The Sunrise Of Java ini, Anda bisa menemukan berbagai objek wisata yang cantik dan masih alami, mulai dari gunung, hutan, air terjun, khususnya pantai, yang salah satunya sangat tersohor di telinga para peselancar (surfer) dunia, yaitu Pelengkung atau G-land.
Pantai Pelengkung oleh para surfer dunia dikenal dengan istilah G-land ini terletak di kawasan Taman Nasional Alas Purwo, yang bersebelahan dengan kecamatan Tegaldlimo, yaitu arah selatan dari Kota Banyuwangi.
Yang dikonotasikan dari kata Great, yang berarti ombak yang besar, Green karena tempatnya di kawasan hutan belantara yang masih alami, dan Grajagan merupakan teluk dengan ombak besar tempat perahu para nelayan yang digunakan untuk menuju ke pantai Pelengkung.
Seperti yang di katakan peselancar dari Australia, Chris, bahwa pantai Pelengkung sangat tepat untuk para peselancar profesional dan kelas dunia karena pantai ini memiliki ombak yang sangat besar yaitu mencapai 4-8 meter dan panjang 1-2 km, dengan interval 5 menit dan terdiri dari 7 lapis ombak yang datang berturut-turut.
Ombak di Pelengkung merupakan terbaik kedua setelah Hawai. Hal ini di karenakan ombak seperti ini hanya dapat ditemui di daerah Hawai, Afrika Selatan, dan Australia.”Pantai ini seperti surganya para peselancar dunia, saya hanya bisa menemukannya di sini, di Afrika Selatan dan di Hawai, ombak di sini terbaik kedua setelah Hawai,” tambah Cris.
Selain memiliki ombak yang besar dan panjang,masih kata Cris penuh kagu, pantai Pelengkung juga memiliki view yang masih alami dan cantik, karena letaknya yang berada jauh di sebelah selatan hutan serta medannya yang berat memungkinkan masih tidak terlalu banyak pengunjung yang datang ke pantai ini.
Menerut informasi yang di dapat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, kebanyakan pengunjung di pantai Pelengkung adalah para surfer dari mancanegara dan puncaknya terjadi sekitar bulan Juli sampai September.
Ini dikarenakan pada saat itu ombak menempati puncaknya dan tercatat sudah 3 kali perlombaan selancar tingkat dunia diadakan di pantai ini yaitu mulai tahun 1995, 1996, dan tahun 1997. (red)











