Perkuat Keadilan! Pusdiklat MA Panggil 436 Hakim untuk Ikuti Pelatihan Filsafat Hukum

0
107

Jakarta, restorasihukum.com – Mahkamah Agung RI kembali menggelar Pelatihan Teknis Yudisial Filsafat Hukum untuk Keadilan yang memasuki gelombang kedua. Sebanyak 436 hakim dari seluruh Indonesia resmi terdaftar sebagai peserta dalam pelatihan yang akan berlangsung secara daring pada 1–5 Desember 2025.

Pemanggilan peserta tersebut dituangkan dalam Surat Pusdiklat Teknis Peradilan Nomor 932/BSDK.3/DL1.6/XI/2025 tertanggal 28 November 2025. Pelatihan ini merupakan lanjutan dari gelombang pertama yang sukses dilaksanakan pada November lalu.

Dari total peserta, 251 orang merupakan hakim Peradilan Umum, 141 hakim Peradilan Agama, 38 hakim Peradilan Tata Usaha Negara, serta 6 hakim Peradilan Militer.

Keberagaman lingkungan peradilan ini mencerminkan komitmen Mahkamah Agung untuk memperkuat pemahaman filsafat hukum secara menyeluruh dan merata di seluruh badan peradilan.

Para peserta diwajibkan melakukan registrasi melalui laman lascar.bldk.mahkamahagung.go.id paling lambat 30 November 2025, serta mengunggah Surat Tugas dan pas foto berlatar merah sebagai syarat administrasi.

Pembukaan dan Jadwal pelatihan

Pelatihan akan dibuka resmi pada 1 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran intensif setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 22.00 WIB. Lima hari pelaksanaan akan membahas 15 topik utama yang telah disiapkan oleh penyelenggara.

Dibimbing Para figur Nasional

Kredibilitas pelatihan diperkuat dengan kehadiran para figur nasional lintas bidang sebagai pengajar, di antaranya Wakil Ketua MA Bidang Yudisial Suharto, S.H., M.Hum. dan Kepala Badan Strajak, Diklat Hukum dan Peradilan MA Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H.

Selain itu hadir pula sejumlah figur publik lintas bidang seperti Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nazarudin Umar, MA, mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Prof. Komaruddin Hidayat, Dr. Reza A.A. Wattimena, Feri Amsari, Haris Azhar, dan Rocky Gerung.

Keterlibatan para tokoh tersebut menjadi nilai tambah dalam memperluas perspektif filsafat hukum bagi para peserta.

Harapan MA: Hakim Lebih Mendasar Memaknai Keadilan

Melalui pelatihan ini, Mahkamah Agung berharap para hakim memperoleh pengayaan mendalam mengenai filsafat hukum sebagai fondasi penting dalam memaknai keadilan substantif. Kompetensi tersebut diharapkan meningkatkan integritas dan kualitas putusan, sehingga peradilan dapat menghadirkan rasa keadilan yang sesungguhnya bagi masyarakat.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here