Polri Kerahkan Personel dan Logistik Besar-besaran untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

0
46

Jakarta, restorasihukum.com – Polri mengerahkan kekuatan pasukan skala besar untuk mempercepat penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Operasi kemanusiaan ini mencakup percepatan evakuasi, penambahan sumber daya identifikasi korban, serta pemulihan psikologis masyarakat terdampak.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan, setiap personel harus bertindak cepat, disiplin, dan sinergis.

“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujarnya.

Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.

Sebanyak 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 dengan 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis, serta 9 personel humas. Penugasan lapangan dibagi ke tiga sektor utama dengan komando di Sumut, Sumbar, dan Aceh. Sementara unsur pengendali Baharkam diperkuat untuk mendukung koordinasi strategis.

Pemberangkatan pasukan dilakukan dari Terminal APK Bandara Soekarno–Hatta pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran terbagi: Brimob 100 personel menuju Sibolga melalui Kuala Namu, 100 Sabhara ke Silangit, dan 100 Brimob lainnya ke Sumatera Barat via Bandara Minangkabau. Pasukan sisanya ditempatkan sebagai cadangan dan rotasi untuk penguatan tiga wilayah terdampak.

Polri juga memperkuat logistik dari Polda Jawa Barat, Banten, dan Metro Jaya, termasuk 600 dus makanan siap saji, tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya. Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menegaskan distribusi logistik dilakukan berlapis untuk memastikan bantuan sampai ke seluruh daerah terdampak, termasuk wilayah terisolir.

“Tujuannya jelas mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolir, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” ujar Kombes Pol. Erdi.

Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik. Perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here