Gunungsitoli, restorasihukum.com – Kegiatan Rembug Warga Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kepulauan Nias oleh Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2017, yang dilaksanakan oleh Provinsi Sumatera Utara dan difasilitasi oleh Pemko Gunungsitoli melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Gunungsitoli, Rabu (2/3) bertempat di STT Sunderman Gunungsitoli, Nias – Sumatera Utara. Rabu (03/8/17).
Menurut Beslida, Kepala Bidang Perumahan Swadaya mewakili Dinas PKP Sumut bahwa rencana pembangunan atau rehabilitasi rumah warga ini adalah merupakan agenda Provinsi Sumatera Utara tahun sebelumnya dan baru terealisasi tahun 2017 ini.
Kegiatan ini direncanakan akan mulai dilaksanakan pada bulan September s/d Desember 2017 dengan total penerima manfaat sebanyak 90 KK yaitu 48 KK dari Kecamatan Gunungsitoli Utara dan 42 KK dari Kecamatan Gunungsitoli Barat.
Dalam pembangunan rumah warga tidak layak huni, Provsu akan menyediakan keseluruhan bahan material pembangunan dari awal pengerjaan hingga selesai, dan bekerjasama dengan TNI untuk membantu warga dalam mengerjakan dan menyelesaikan pembangunan.
Rehabilitasi RTLH ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, kepada warga dengan status MBR dan mempunyai status sebagai pemilik rumah yang sah, yang dibuktikan dengan surat-surat dan administrasi pendukung lainnya.
Selain itu, rumah akan direhabilitasi harus berada pada lokasi yang tidak menyalahi aturan yang berlaku di wilayah pemerintahan tersebut.
Pembangunan ini juga dipandu oleh Konsultan Indra Lubis, yang mana dalam acara rembug warga ini memaparkan berbagai hal yang menyangkut kegiatan pembangunan nantinya sembari bertanya jawab dengan para warga.
Wakil Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, SE, M.Si dalam arahannya menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada pihak Provinsi Sumatera Utara atas perhatiannya kepada pemerintah daerah, sehingga dalam pembangunan atau rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni di Kota Gunungsitoli diharapkan nantinya dapat mendongkrak perekonomian, derajat sosial dan kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli.
Ia berharap agar kegiatan ini dapat terealisasi dan kerjasama serta perhatian dari pemerintah provinsi Sumatera Utara ini dapat terus berkesinambungan. Terang Sowa’a Laoli. (al)











