Malang, restorasihukum.com – Dalam rangka mencegah dan meluasnya bahaya Narkoba, Divisi Infanteri 2 kostrad menyelenggarakan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Asisten Kasdivif
2 Kostrad Letkol Inf Deni Eka Gustiana di Gedung Sandoyo Markas Divisi Infanteri 2
Kostrad, Singosari, Malang. Kamis (20/6).
Sosialisasi tersebut bertujuan agar masing-masing perorangan mengerti akan bahaya
Narkoba yg merupakan musuh utama bagi Prajurit TNI serta membentengi prajurit
beserta keluarga dari bahaya Narkoba.
Letkol Inf Deni Eka Gustiana menyampaikan, “Penyalahgunaan Narkoba saat ini
menjadi masalah yang sangat memperihatinkan dan cenderung semakin meningkat
serta merupakan masalah bersama, sehingga memerlukan suatu strategi yang
melibatkan seluruh komponen masyarakat, termasuk seluruh prajurit jajaran Divif 2
Kostrad untuk mencegahnya”, pungkasnya.
Sementara itu dari Dokter Yonkes 2/YBH/Divif 2 Kostrad menyampaikan, “Saat ini
ancaman narkoba sudah masuk ke hampir seluruh lapisan masyarakat, baik orang
dewasa atau anak-anak, banyak muncul narkoba jenis baru, seperti New Physcoactive
Substances (NPS) yang memiliki efek lima kali lebih kuat dari pil ekstasi. Tugas kita, mari kita sama-sama lawan dan kita jauhkan diri kita serta keluarga kita dari bahaya Narkoba”, ucapnya.
“Para pengguna Narkoba di Indonesia semakin tahun semakin meningkat jumlahnya,
hal ini disebabkan karena ingin coba-coba, gaya hidup dan adanya tekanan hidup yang
mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan”, jelas
Kepala BNN.
Menurutnya, ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah
laku, pergaulan lingkungan, kebiasaan dan gaya hidup yang tak lazim serta adanya
penurunan/gangguan kesehatan secara fisik dan mental.
Kegiatan sosialisasi P4GN ini merupakan aksi nyata untuk membentengi para prajurit
serta keluarganya dari pengaruh Narkoba. Mengingat peredaran Narkoba sudah
merambah disegala lini dan lapisan masyarakat.
Hal ini terjadi karena adanya unsur kesengajaan untuk mengkonsumsi Narkoba, karna
unsur coba-coba, karena unsur ketidak tahuan/tidak sengaja dan juga karna semakin
lihainya para pengedar Narkoba dengan trik-trik pemasaran Narkoba yg lebih canggih
dan terselubung.
Pada kegiatan sosialisasi P4GN ini diikuti sebanyak 200 prajurit dari 5 Satuan Jajaran
Divisi Infanteri 2 Kostrad yang meliputi Denma, Denpal, Denpom, Ajen dan Denhub
Divif 2 Kostrad. (pdf/red)










