Surabaya, retoraihukum.com – Tepat pada11 September 2015, Indonesia memperingati hari penting lainnya, yakni Hari Radio Nasional. Hari Radio Nasional ini merupakan peringatan yang ke-70.
Disurabaya, barang peninggalan belanda ini masih tersimpan dan dijadikan sejara yang tersendiri. Salah satunya Microphone yang di gunakan Bung TOMO saat membakar semangat arek-arek suroboyo “Pertempuran Sudah dimulai pagi ini. Tetapi bukan kita yang memulai…kita diserang lebih dulu, karena itu marilah sodara-sodaraku,pemuda pemudi, kita mempertahankan SURABAYA. merdeka…merdeka…merdeka…”pidato bung tomo mempertahankan surabaya. radio kali pertama muncul dan digunakan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda tahun 1925.
Setelah menjalani proses yang cukup panjang maka pada tahun 1945 muncullah Lembaga Penyiaran Publik, Radio Republik Indonesia.
Transformasi dari tahun ke tahun, Radio merupakan Layanan Siaran di Era konvergensi Media. Di beberapa kota digelar upacara untuk memperingati Hari Radio Nasional ini. “Sebagai Sabuk Pengaman informasi dan sejalan dengan Pendekatan membangun dari pinggir, terus berupaya mengoptimalkan siaran-siaran dari dan mengenai perbatasan antara negara tetangga”Ungkap Yufita, sebagai Kepala RRI surabaya
Radio sendiri merupakan Salah satu media yang berumur cukup tua dan juga ikut berperan pada masa perjuangan Indonesia. Diperlukan Kerjasama dengan semua unsur masyarakat dan pemangku kepentingan perlu terus diperluas baik exsecutif, legeslatif, yudikatif dan masyarakat.
(cs)











