Samarinda, restorasihukum.com – Salah seorang pria mempunyai nyali besar, ia nekat mencuri helm di asrama TNI AD di Jalan Pirus, Samarinda. Pada Kamis (14/3/19).
Pria bernama Wahyu Indrawan (19) ini kepergok oleh warga dan dihajar saat hendak melakukan aksinya. Masih dalam kondisi luka-luka usai dihajar warga, pagi tadi Sabtu (15/3/19) warga menyerahkan Wahyu ke petugas Polsek Samarinda Kota. Yang sebelumnya dia diamankan di asrama TNI selama 24 jam.
Ia menagakui jika keberaniannya mencuri helm ini untuk makan. Perkiraan dia tidak terlihat warga asrama TNI ternyata salah. Dia pun kepergok warga saat beraksi.
Setelah diamankan didalam gang kawasan asrama TNI, sehari semalam juga dia diamankan di daalam area asrama. Diketahui, sebelum beraksi diasrama, ternyata dia sudah mengambil helm ditempat lain. “Saya diantar teman, kemudian saya masuk ke dalam asrama. Saya tahu itu asrama TNI. Saya kira, kampung biasa,” kata Wahyu, ditemui di Mapolsek Samarinda Kota.
Dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Abdillah Dalimunthe menerangkan, Wahyu masuk ke asrama mencuri helm. “Sebelumnya, dia sempat ambil helm di Jalan Lambung Mangkurat. Kita lakukan pembinaan, kita lidik kalau ada tindakan pencurian lainnya,” kata Abdillah.
Pelaku yang kesehariannya bekerja di pencucian motor ini, punya alasan mencuri helm. “Saya enggak punya uang. Uangnya (uang hasil jual helm) buat makan. Helmnya dijual di kawasan pasar. Tergantung kondisinya, bisa Rp 20 ribu, bisa Rp 50 ribu,” ungkap Wahyu. (red)








