Surabaya, Restorasihukum.com – Surabaya adalah surganya para pecinta dunia hiburan malam. Tak ayal, para penikmat dunia gemerlap malam, baik yang datang dari luar daerah maupun dari Surabaya itu sendiri yang memadati lokasi hiburan malam itu.
Tidak susah mencari dunia yang nikmat sesaat itu. Hampir di inti kota, Hotel bertaraf internasional, bintang tiga hingga bintang lima sudah “wajib” menyediakan hiburan malamnya. Mulai dari peredaran narkoba, penjualan anak dibawah umur dan penari telanjang sangat mudah ditemukan di Kota Surabaya yang mengusung Motto “Bekerjasama dan sama-sama bekerja” yang digagas Walikota surabaya Ibu Risma yang baru saja membubarkan tempat prostitusi terbesar Doly.
Ternyata, bukan di inti Kota saja hiburan malam ditemukan, di daerah pinggiran seperti di Kenjeran pun sudah “menjalar” tempat dugem. Di daerah Kenjeran contohnya, sebuah Kafe yang diberi nama “Kafe Breakshot juga menghadirkan hiburan erotis, yang tidak kalah dari hiburan malam tempat-tempat elit di beberapa Hotel berbintang yang ada di Surabaya.
Kafe yang terletak di di Kenjeran ini bisa dikatakan tidak pernah tersentuh oleh aparat terkait seperti Polisi, Satpol PP dan dinas yang menangani tentang birahi. Padahal, kafe yang peris di belakang, buka ditengah-tengah deretan rumah penduduk. Dentuman House yang dimainkan oleh kelihaian DJ disana juga sangat mengganggu keheningan malam.
Hasil investigasi E beberapa hari yang lewat, Kafe yang disebut-sebut dibekingi oleh oknum yang mengaku dari wartawan Online sebut saja Ardi saat dikonfirmasi mengatakan “saya dari media pak, tulis saja kalau mau tulis, saya tidak melanggar aturan Perda kok.” ucapannya. Ini tidak kalah menarik dengan hiburan malam lainya. Areal yang kurang lebih 1 hektar ini dilengkapi dengan tenaga Security, yang menjaga Pos “monyet”.
Tidak ada alat pendingin (AC) diruangan “Discotique” ala Kafe BB ini. Hal itu dikarenakan dinding yang di desain sangat elegan sebab para pengunjung pasti Puas sambil bilyard bisa menikmati para penari stripis yang sudah dimodif ini yang dibuat sebagai hiburan yang bisa dikatakakn Discotique ini.
Namun, diatas plafon tergantung beberapa kipas angin besar yang terbuat dari besi sebagai ganti AC. Biar pun tidak dilengkapi dengan AC, para pelanggan yang kurang lebih 200 orang memadati Kafe Breakshot ini betah, karena memang suasana di dalam tidak terlalu membuat orang mengeluarkan keringat.(team)










