Bojonegoro, restorasihukum.com – Kebocoran peralatan sumur 23 di Pad A pengeboran minyak Sukowati menghebohkan , ratusan warga Desa Ngampel dan Campurejo, Bojonegoro, Jatim.
Di ketahui kebocoran alat yang sedang di perbaiki ini merupakan alat pengeboran milik operator joint operating body (JOB) Petrochina.
Karena baunya yang menyengat itu membuat warga, kebanyakan ibu-ibu dan anak, berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Kebanyakan dari mereka ini banyak yang dievakuasi ke sekitar stadion dan Balai Desa Campurejo.
Salah satu warga desa Ngampel, Jaelan (45), mengatakan, “Mendadak banget ini tadi kejadiannya. Warga berhamburan keluar rumah karena bau yang busuk dari Petrochina”.
Sementara dari laporan perangkat Desa Ngampel menyebutkan bahwa satu orang warga perempuan dibawa ke RSUD Bojonegoro karena merasa pusing dan mual.
Informasi di lapangan mengatakan bahwa, hingga saat ini hilir mudik tim evakuasi dari pihak JOB Petrochina juga masih berlangsung.
Agar tidak menghirup udara kotor dari bau yang menyengat tersebut, warga diberi masker sebagai pelindung.
Terkait peristiwa bau yang menyengat itu sendiri, sampai saat ini juga belum ada penjelasan dari Petrochina. (msh)








