Pasuruan, restorasihukum.com – Menjelang pembelajaran tatap muka disekolah negeri maupun swasta dimasa pandemi Covid -19, tentunya persiapan serius harus dipersiapkan sarana prasarana oleh pihak sekolah, seperti tempat cuci tangan, thermo Gun (cek suhu), spanduk himbauan penerapan 3 M dan lain lain sesuai Protokol kesehatan.
Selain semua persiapan tersebut ada satu syarat yang paling penting agar pembelajaran tatap muka bisa berjalan yaitu persetujuan oleh orang tua siswa. Oleh sebab itu, SMPN 2 Bangil, Kabupaten Pasuruan membuat surat pernyataan yang di tujukan kepada orang tua siswa ayang akan mengikuti pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid -19 dan tentunya surat pernyataan tersebut tidak ada unsur paksaan dari pihak sekolah.
Adapun isi surat pernyataan tersebut adalah pertama,: Dengan ini mengijinkan atau tidak mengijinkan kepada anak saya untuk mengikuti tatap muka pada masa pandemi Covid 19 disekolah.
Kedua,: Apabila memberi ijin akan memberikan dukungan sepenuhnya dan bertanggung jawab bilamana terjadi sesuatu hal selama mengikuti pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid 19 disekolah sejak awal sampai akhir.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sadar tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan dapat dipertanggungjawabkan sebagaiman mestinya. Itulah isi surat pernyataan yang dibuat olah SMPN 2 Bangil kepada orang tua siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka dimasa pandemi Covid -19.
Plt kepala sekolah SMPN 2 bangil Tirto saat dikonfirmasi terkait surat pernyataan tersebut mengatakan jika sudah ada musyawarah antara komite dengan wali murid.
“Dalam surat pernyataan tersebut tidak ada unsur paksaan mas, jika orang tua takut untuk anaknya tatap muka ya tidak apa-apa, ikut belajar jarak jauh,” terangnya pada media restorasihukum.com, (3/5/21).
Menurutnya, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) itu perlu tatap muka. Makanya, pihak sekolah membuat surat pernyataan pembelajaran tatap muka di masa pandemi covid-19 kepada orang tua kelas 7 dan 8.
“Dalam tatap muka nanti, semua sarana prasarana sudah dipersiapkan, mulai dari cuci tangan, Thermo Gun, hand sanitaser, ruangan dan lain-lainnya. Intinya SMPN 2 Bangil sudah siap tatap muka di masa pandemi Covid -19,” ucapnya.
Lebih lanjut, Tirto mengatakan jika dalam tatap muka nanti, pihaknya sudah ada rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan dan Bupati.
“Kami ikut melibatkan pihak Puskesmas, kepolisian dan juga satuan tugas penanganan Covid -19 dalam persiapan tatap muka nanti, jadi kami sudah ada rekomendasi dari beberapa pihak,” tuturnya.
Tirto menambahkan, saat tatap muka nanti, semoga berjalan dengan lancar, aman dan tentunya tidak sampai ada apa apa.
“Semoga saja pembelajaran tatap muka dimasa pandemi Covid-19 nanti tidak ada apa-apa, berjalan lancar, soalnya semuanya adalah tanggung jawab saya selaku kepala sekolah,” pungkasnya. (S)














