DPRD Jember Desak Penghapusan Program Studi Edukasi ke Luar Negeri

0
148

Jember restorasihukum.com

Komisi D DPRD Kabupaten Jember meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Jember untuk meninjau kembali menngenai usulan studi edukasi ke luar negeri bagi siswa-siswa yang berprestasi.
Karena program ini dinilai hanya menghambur-hamburkan anggaran APBD.

Wakil ketua Komisi D DPRD Jember, Yudi Hartono, mengatakan,” program studi edukasi sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun terakhir. Namun faktanya, program tersebut masih belum mengena pada substansi dari pendidikan sendiri. Sebab, masih banyak kebutuhan dasar pendidikan yang masih belum tersedia”.

“Banyak sekali gedung sekolahan yang kondisinya memprihatinkan, bangku-bangku yang rusak, serta fasilitas belajar mengajar lainnya yang belum tersedia, terutama untuk sekolah di wilayah pinggiran Jember”, ujar Yudi Hartono kepada Wartawan.

“Alokasi dana studi edukasi yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Jember mencapai angka 2,5 Milyar. Lebih baik digunakan untuk memenuhi hal-hal yang lebih penting”,tambahnya

Sekretaris Dispendik Pemkab Jember, Subadri Habibi, mengatakan, studi edukasi ke luar negeri yang sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu, dirasa banyak manfaatnya. Terutama untuk memotivasi siswa untuk berpacu menjadi yang terbaik.

Supardi memaparkan.”Dengan program ini, banyak bermunculan siswa yang menjuarai sejumlah kompetisi di tingkat Nasional maupun Internasional. Namun atas masukkan dari Legilatif,maka nantinya akan dibicarakan dan dibahas lebih lanjut”.

Di sisi lain, banyak kalangan yang menilai jika program studi edukasi ini digunakan sebagai ajang nebeng plesiran oleh sejumlah pejabat Pemkab.Hal ini terbukti saat studi edukasi ke Australia beberapa waktu lalu, sejumlah pejabat yang tidak ada korelasinya dengan dunia pendidikan pun nebeng plesiran ke luar negeri dengan berbagai dalih.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here