Dua Alat Berat Galian C Di Police Line, Dua Disembunyikan

0
411

Malang, restorasihukum.com – Melanjutkan  pemberitaan yang lalu adanya   galian c tanpa ijin di wilayah Malang yaitu keberhasilan akan adanya   dua alat berat berupa 1 (satu) bgo dan 1 (satu) breker di police line oleh Polsek Karang Ploso  Malang karena diduga melaksanakan kegiatan galian tanpa ijin.

      Pada beberapa hari yang lalu diinformasikan oleh tim invstigasi restorasihukum.com mengenai kegiatan galian c  yang di desa Bocek dan ada 2 (dua) lokasi, didesa Bocek ada dua alat berat berupa eskavator (Bego) sedangkan di dusun Tulun Rejo satu bego satu lagi breker.

      Untuk dua alat berat yang ada di dusun Tulung Rejo berhasil di amankan oleh pihak polsek Karang Ploso yang diduga milik Pak Didik beserta tim.

      Sedangkan dua lagi yang ada di desa Bocek yang diduga milik Kades Bocek (Budi) masih belum diproses, bahkan dari informasi yang beredar bego tersebut sengaja disembunyikan di gudang pupuk organik desa Bocek di pindah lagi kesemak semak, hingga berulang ulang dipindah dari tempat satu ketempat yang lainya, setelah informasi ini disampaikan  oleh tim pada Kapolsek (AKP Prayitno) dan Danramil ( Kapt Abd Khodir.).

      Kades Bocek, Budi   mengelak bahwa bego itu bukan miliknya ” Mas kalau saya punya dua bego pasti sudah naik haji bolak balik (Berulang kali), yang jelas bego itu bukan milik saya tapi milik pak Didik lemah duwur” ungkapnya. Dan saya seorang kades bukan pengusaha , tambahnya.   Padahal para supir  mengatakan  milik pak kades Budi.

      Berbeda dengan Pak Didik, beliau menyampaikan bahwa dia bertanggung jawab untuk kegiatan yang ada di dusun tulung rejo bersama tim untuk kegiatan yang disampaikan pak Budi itu tidak benar ” Pak kegiatan saya dengan tim hanya di dusun tulung rejo kalau ada kegiatan lain itu bukan tanggung jawab saya, kalau ngaku itu milik saya ya diproses saja biar tahu siapa pemiliknya.” ungkapnya tegas.

      Kesimpang siuran informasi ini Polsek harusnya menindak semua kegiatan galian yang ada di desa Bocek biar tidak terjadi salah paham dan terkesan tebang pilih.(Red/tim)              

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here