Festival Durian Kakap Telah Dibuka Secara Resmi Oleh Bupati Pasuruan

0
211

Pasuruan, restorasihukum.com – Festival Durian Kakap yang telah digelar dan diresmikan di komplek Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sejak Jumat 17-3-2017 sore.

          Hampir ratusan warga masyarakat dari berbagai luar daerah maupun warga Pasuruan berdatangan untuk menyaksikan kemeriahan acara rutin tahunan tersebut.

          Lokasi untuk acara rutinan tahunan tersebut adalah di Kawasan Wisata Cheng Hoo Pandaan, di mana bursa durian tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, dan dihadiri Wakil Bupati, Riang Kulup Prayudha, Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Lulis Irsyad Yusuf, Sekda Agus Sutiadji, serta para pejabat Pemkab Pasuruan lainnya.

          Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menjelaskan, dan akan menjadikan Festival Durian Kakap ini bisa menjadi agenda pariwisata tahunan. Tujuannya tak lain hanya untuk mempromosikan potensi buah durian yang menjadi salah satu ikon buah Khas Kabupaten Pasuruan.

          “Dua tahun ini dan sudah kita gelar festival durian. Sehingga para penikmat durian dari manapun akan datang ke Kabupaten Pasuruan untuk menikmatinya. Dan Festival Durian Kakap adalah salah satu upaya untuk bisa mempromosikan potensi buah-buahan yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

           Trijono Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan mengatakan, bursa durian kakap ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, yakni mulai 17-19 Maret 2017, di mana setiap hari ada ribuan buah durian yang sengaja dihadirkan untuk dapat dibeli para pecinta durian dengan harga petani.

           “Lebih praktis dan efisien, karena kita tidak perlu jauh-jauh datang ke kebun nya, karena kami telah hadirkan di sini dengan harga seperti beli di kebun durian yang berasal dari 8 kecamatan penghasil durian,” kata Trijono di sela-sela acara.

            Kecamatan penghasil durian yang dimaksud adalah 8 wilayah di Kabupaten Pasuruan yang wilayahnya banyak tertanam pohon durian, seperti Kecamatan Lumbang, Puspo, Tutur, Pasrepan, Purwodadi, Purwosari, Prigen dan Kecamatan Sukorejo.

           Riki Putra Senoaji salah satu pengunjung asal Suket Kampung Kuliner Pandaan  menjelaskan, Sayangnya Festival Durian Kakap ini tidak seramai di tahun sebelumnya. Bahkan untuk si penjual buah durian cuma ada tiga orang yang berjualan di festival tersebut dengan harga selangit sangat mahal, untuk ukuran kecil seharga Rp.50 ribu dan ukuran tanggung harganya RP.75 ribu, juga ada yang harganya Rp.100 ribu bahkan ada yang berharga RP.300 ribu sampai Rp.600 ribu untuk perbijinya,” tuturnya.

          Namun, sayang dari beberapa diantara pengunjung mengaku sangat terkejut dan kaget  setelah mengetahui harga durian yang dijual di festival tersebut ternyata lebih mahal bila kita bandingkan pada penjual  ditempat lainnya. “Jadi saya gak jadi beli mas. Mahal sekali harganya. Katanya dengan harga petani eh kok mala lebih mahal harganya, ” jelas Adam Pratama Surya, pengunjung asal Kutorejo Pandaan.

          Selain bursa durian ada pula jajanan khas durian serta pameran seni lukis dan alat musik juga peresmian museum Chenghoo Pandaan. (Pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here