Incumbent Tuding Ada Dugaan Pemalsuan Rekom

0
174

Mojokerto, restorasihukum.com – Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa menuding ada pihak-pihak tertentu sengaja memalsukan rekom dari DPP PPP kubu Djan Faridz.

     Ini terungkap pasca terjadinya kekacauan, incumbent Mustofa Kamal Pasa yang melaporkan bahwa ada dugaan pemalsuan rekomendasi tersebut yang dikantongi calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup), Choirun Nisa-Arifudinsyah.

     Mustofa mengatakan bahwa, “Kedatangan saya ke sini untuk melaporkan terkait dugaan rekom palsu karena tim saya tadi tidak membawa identitas dan kebetulan yang mengurus rekom ke DPP PPP kubu Djan Faridz adalah saya sendiri. Dalam surat keterangan juga diterangkan jika rekomendasi hanya diberikan ke saya, bukan untuk calon lain”.

     Jika kedua belah pihak mengantongi rekom yang sama, menurut Mostofa berarti ada dobel surat atau rekom ganda. Untuk itu pihaknya merasa dirugikan dan ada indikasi tindak pidana pemalsuan rekom yang dilakukan oleh pihak tertentu.

     Mustofa juga mengungkapkan, saat ia ke DPP PPP kubu Djan Faridz, tidak ada registasi dari calon lain.

     “Kita juga punya surat pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua Umum DPP PPP Djan Faridz. Apalagi klarifikasi yang dilakukan KPU Kabupaten Mojokerto, yakni surat keterangan itu mengatakan hanya merekomendasikan MKP-Ipung bukan Nisa-Arif. Ini jelas-jelas ada unsur tindak pidana pemalsuan rekom,” paparnya.

     Jika memang ini terjadi, Mustofa menegaskan pihaknya menantang untuk semua pihak bersama-sama mengecek langsung ke DPP PPP karena surat tersebut tidak pernah ditunjukan KPU Kabupaten Mojokerto ke publik.

      Bahkan pihaknya juga akan menjalankan sesuai prosedur yakni melapor ke Panwas, jika laporannya murni pidana, agar Panwas melaporkan ke pihak kepolisian. (efdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here