Kasatgas Tito Tekankan Peran Ulama Perkuat Spiritual Korban Bencana

0
91

Aceh Besar, restorasihukum.com – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pentingnya penguatan spiritual bagi para korban bencana. Pernyataan ini disampaikan Tito dalam forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia dengan Ulama Aceh di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Selasa (10/2/2026).

Menurut Tito, peran tokoh agama, khususnya ulama, menjadi bagian krusial dalam mendampingi masyarakat terdampak di tengah proses pemulihan.

Tito mengapresiasi peran aktif ulama Aceh yang selama ini memberikan penguatan mental dan keagamaan kepada para pengungsi. Ia pun meminta dukungan serta doa agar seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan baik.

“Mohon dukungan dan juga mohon doanya agar kami bisa menjalankan ibadah kemanusiaan ini,” ujar Tito.

Kasatgas Titom Karnavian dalam forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dengan Ulama Aceh di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, (10/2/2026).

Ia menegaskan, penguatan spiritual tersebut menjadi pelengkap dari upaya pemerintah dalam memulihkan infrastruktur dan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat. Pemerintah pusat, kata dia, berkomitmen bekerja secara menyeluruh dan terkoordinasi dalam menangani dampak bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tito menjelaskan, sejak hari pertama bencana terjadi, Presiden RI Prabowo Subianto langsung menginstruksikan seluruh unsur pemerintah, termasuk kementerian, TNI, dan Polri, untuk bergerak cepat ke daerah terdampak. Pemerintah juga melakukan pemetaan terhadap 52 daerah terdampak di tiga provinsi tersebut, dengan Aceh tercatat sebagai wilayah yang mengalami dampak paling signifikan.

“Karena itu, seluruh kekuatan difokuskan ke Aceh tanpa mengesampingkan Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Tetap ada pembagian tugas yang jelas,” jelasnya.

Sejak ditugaskan sebagai Kasatgas PRR, Tito mengaku langsung menggelar rapat intensif dengan para kepala daerah terdampak serta melakukan peninjauan langsung ke lapangan bersama unsur pemerintah terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi permasalahan dan mempercepat pengambilan keputusan.

Ia menambahkan, pemerintah pusat telah membagi peran lintas kementerian dan lembaga dalam proses pemulihan pascabencana. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab atas perbaikan infrastruktur, Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM menggerakkan kembali aktivitas ekonomi dan pasar rakyat, sementara Kementerian Kesehatan memastikan layanan kesehatan dan operasional rumah sakit tetap berjalan.

“Pembagian tugas ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi normal,” tambahnya.

Forum tersebut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, A.M. Akbar Supratman, jajaran pimpinan MPR RI, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh sekaligus Pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah Faisal Ali, Rais Syuriah PWNU Aceh Muhammad Nuruzzahri, serta para pemangku kepentingan lainnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here