Korbannya Kebal Senjata,6 Begalpun Lari Ketakutan

0
313

Malang, restorasihukum.com – 6 kawanan begal motor bersenjata tajam, berhasil di buat lari ketakutan oleh seorang guru bimbingan belajar (Bimbel) di Kabupaten Malang, Abdul Hamid (28).

     Abdul Hamid merupakan warga Jalan Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang,

     Hingga saat ini masih terlihat lemah. Pria asal Pasuruan, Bangil itu, selamat meski harus berjibaku dengan 6 begal motor bercelurit. Hamid juga belum melaporkan kejadian ini ke Polisi. Ia berdalih, karena tidak ada luka dan seluruh harta benda yang dia miliki, selamat dari kawanan begal

     Keenam pelaku justru kabur. Sabetan celurit sebanyak lebih dari tujuh kali, tak mempan melukai korban yang baru saja pulang mengirim buku bimbingan belajar.

     Saat di temui wartawan dirunmahnya, Hamid masih terpincang-pincang. “Kaki saya terkilir. Saat mau nendang kawanan pelaku, saya terpeleset karena kemarin petang suasana di jalan hujan,” ungkapnya.

     Dengan menunjukkan jaket, baju batik dan kaos dalam yang penuh dengan sabetan celurit, Hamid menceritakan bahwa, ada enam sabetan celurit yang mengenai tubuhnya, tapi Alhamdulillah, Tuhan masih melindunginya. Ia melawan karena ingin membela diri.

     Hamid juga menceritakan bahwa sejak sore, ia memang diminta majikannya untuk mengirim buku bimbingan belajar ke wilayah Turen. “Pada pengiriman pertama dan kedua tidak ada masalah. Setelah itu, saya istirahat sebentar minum kopi disebuah warung di wilayah Turen,” katanya.

     Setelah menghabiskan kopinya ia pun melanjutkan perjalanan pulang dari Turen menuju rumahnya di Kepanjen. Sekitar pukul tujuh malam saat itu, suasana hujan dan jalanan cenderung sepi. Sesampainya di Jalan Raya Sukorejo, Bureng, Gondanglegi, Kabupaten Malang, Hamid didekati pengendara motor Yamaha Vixion warna merah.

     “Ada motor Vixion di sebelah saya. Tiba-tiba satu dari pengendara motor yang dibonceng, menyabetkan celurit. Mengenai punggung saya,” kata Hamid sembari menunjukkan jaket levis yang robek akibat sabetan celurit.

     Setelah sabetan itulah Ia baru tahu jika orang yang mendekati dirinya adalah begal motor. Setelah berhenti, pelaku langsung menarik motor. Sempat tarik menarik. Tapi, pelaku langsung menyabetkan celurit ke tubuh Hamid. Ajaibnya, sabetan celurit itu justru tidak melukai tubuh Hamid. Meski, seluruh jaket, baju dan kaos dalam yang dia pakai, sobek-sobek.

     “Setelah itu saya ambil kontak motor. Saya pegang, saya melawan. Saya sempat pukul beberapa pelaku. Ada yang jatuh saat saya pukul di bagian kepala mereka,” paparnya.

    Meski jumlah kawanan cukup banyak,ada enam pelaku mengeroyok Hamid, duelpun terjadi. “Saya dikeroyok 6 orang. Saya sempat memukul jatuh mereka. Tapi ketika saya coba tendang, saya terpeleset karena jalan sangat licin saat itu,” kenangnya.

     Namun karena perlawanan sengit yang diberikan Hamid,dan dianggap kebal sabetan celurit, 6 pelaku ciut nyali dan langsung kabu. Terakhir, Hamid sempat meninju wajah pelaku saat terjadi rebutan tas yang ia pakai.”Tas ini isinya uang buku setoran. Ada Rp 1,5 juta karena memang baru saja akan saya setorkan,” tandasnya.

     Hamidpun mengaku sempat mengenali dan mengingat ciri-ciri mereka, mereka merupakan satu kawanan yang menggunakan kendaraan motor Suzuki Satria dan Honda Vixion.(rc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here