KY Usulkan 13 Calon Hakim Agung dan 3 Calon Hakim ad hoc HAM di MA ke DPR

0
64

Jakarta,restorasihukum.com – Komisi Yudisial (KY) resmi menetapkan 13 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) di Mahkamah Agung (MA) untuk diusulkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna memperoleh persetujuan. Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno KY yang digelar pada Sabtu, 9 Agustus 2025, di Gedung KY, Jakarta Pusat.

“Komposisinya mencakup empat calon hakim agung untuk Kamar Pidana, dua untuk Kamar Perdata, dua untuk Kamar Agama, satu untuk Kamar Militer, satu untuk Kamar TUN, tiga untuk Kamar TUN Pajak, serta tiga calon hakim ad hoc HAM,” ujar Anggota sekaligus Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata, Senin (11/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa seluruh kandidat telah melalui serangkaian tahapan seleksi, mulai dari seleksi administratif hingga wawancara terbuka. KY memastikan, para calon yang diusulkan telah memenuhi standar kompetensi serta memiliki integritas yang teruji melalui penelusuran rekam jejak.

“Seleksi dilakukan secara ketat dan transparan, serta melibatkan partisipasi publik, terutama dalam tahap rekam jejak dan wawancara,” tegas Mukti.

Sementara itu, M. Taufiq HZ, Anggota KY sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim, mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor 13/PENG/PIM/RH.01.06/08/2025 untuk calon hakim agung dan Pengumuman Nomor 12/PENG/PIM/RH.04.06/08/2025 untuk calon hakim ad hoc HAM di MA. Kamar Pidana:

  1. Alimin Ribut Sujono – Hakim Tinggi PT Banjarmasin

  2. Annas Mustaqim – Hakim Tinggi Pengawasan MA

  3. Julius Panjaitan – Hakim Tinggi PT Bengkulu

  4. Suradi – Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

Kamar Perdata:

  1. Ennid Hasanuddin – Hakim Tinggi MA

  2. Heru Pramono – Hakim Tinggi MA

Kamar Agama:

  1. Lailatul Arofah – Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

  2. Muhayah – Wakil Ketua PA Samarinda

Kamar Militer:

  1. Agustinus Purnomo Hadi – Hakim ad hoc Tipikor MA

Kamar TUN:

  1. Hari Sugiharto – Hakim Tinggi Dirjen Badilum dan TUN

Kamar TUN (Pajak):

  1. Budi Nugroho – Hakim Pengadilan Pajak

  2. Diana Malemita Ginting – Auditor Utama Itjen Kemenkeu

  3. Triyono Martanto – Hakim Pengadilan Pajak

Calon Hakim ad hoc HAM di MA:

  1. Agus Budianto – Dosen FH Universitas Pelita Harapan

  2. Bonifasius Nadya Arybowo – Hakim ad hoc Tipikor PN Bandung

  3. Moh Puguh Haryogi – Dosen FH Universitas Muhammadiyah Malang

“Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” tegas Taufiq.

KY juga mengucapkan terima kasih atas dukungan publik dan media yang telah berperan aktif mengawal proses seleksi, sehingga dapat dilaksanakan secara transparan, partisipatif, dan akuntabel, serta menghasilkan calon-calon hakim yang berkualitas dan berintegritas. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here