Lantaran Cemburu Buta, Pria Bacok Tetengganya

0
249

Surabaya, restorasihukum.com – Lantaran cemburu buta, diduga istri selingkuh, Johan Adimasda, tinggal di Jalan Kampung Malang Tengah I membacok Abdul Hamid tetangga sendiri hingga  luka dibagian leher, lengan, dan jari tangan.

     Kejadian itu berawal, Johan sering melihat isterinya dan bersama korban sering melakukan pertemuan, bukan disaat Johan tidur melainkan juga pada saat Johan sudah berangkat  bekerja. Pada saaat itulah waktu melihat korban akan berangkat kerja dengan mengendarai motor, Rabu sekitar pukul 07.30 Johan mengejar, dan menyabetkan dengan clurit yang dibawanya. Serangan mendadak tersebut membuat korban tidak bisa mengelak, dan clurit mendarat dilehernya.

     Aksi pembacokan itu bukan hanya sekali,  tersangka membacok berulang-ulang keduanya terkena lengan korban, jari korban dan terlepas, terakhir memukul korban dengan gagang celurit ke arah korban.

     Saat di periksa Johan  mengaku sudah lama menyimpan dendam terhadap Abdul Hamid, karena Abdul Hamid dan Wiwik (30) istri Johan  mempunyai hubungan khusus. Bahkan hubungan tersebut sudah berjalan sekitar dua tahun yang lalu.

     Johan menceritakan, awalnya hubungan khusus itu hanya gosip, tetapi ketika ditelusuri, Johan mendapatkan bukti kalau istrinya benar selingkuh dengan  Hamid. “Saya mengetahui kalau Istri saya selingkuh sama Hamid, dari daftar panggilan di hendphone. Bahkan istri saya juga sering bercerita hubungan ranjang kami melalui Facebook pada tetangga depan rumah itu. Bahkan istri saya punya hendphone lain, yang nomernya saya sendiri  tidak tahu,” ungkap Johan.

     Melihat hal itu  Johan memilih sabar, hingga dipertemukan antara korban dan istrinya, harapan hubungan mereka bisa berakhir. Sayangnya niat baik itu, tidak membuahkan hasil dan diangap hubungan istrinya sama korban semakin menjadi.

     Melihat itu korban langsung dibawa warga ke rumah sakit sama melaporkan kejadian ke Polisi. Hingga petugas dari Polsek Tegalsari yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi, dan mengamankan clurit milik pelaku.

      Sementara itu, Wakapolsek Tegalsari, AKP Rasyad menjelaskan bahwa Tersangka kabur karena takut dihajar massa,  yang berbondong -bondong datang ke lokasi, selanjutnya tersangka naik angkutan umum pindah dua kali,  hingga akhirnya turun di Terminal Gubeng kemudian menyerahkan diri ke Polsek Gubeng. Kepada anggota polsek, dirinya mengaku jika usai membacok tetangganya.(Hsm)

 

  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here