Jakarta, restorasihukum.com – Tahapan wawancara Seleksi Hakim Yustisial (HY) Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung resmi berakhir. Meski seleksi telah rampung, Mahkamah Agung menegaskan bahwa semangat pengabdian bagi peradilan tidak pernah berhenti.
Kepala Humas Mahkamah Agung menyatakan, seluruh proses seleksi telah dilaksanakan secara profesional dan akuntabel. Nilai akhir peserta telah disampaikan kepada pimpinan, dan keputusan final akan ditetapkan melalui Rapat Pimpinan TPM sesuai mekanisme yang berlaku.
Transparansi dan objektivitas menjadi prinsip yang kami jaga dalam setiap tahapan. Kompetisi yang sehat, objektif, dan transparan adalah fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap peradilan.
Penghargaan disampaikan kepada seluruh Panitia Seleksi atas dedikasi, integritas, dan kerja kerasnya. Sementara itu, peserta seleksi dinilai menunjukkan semangat, kualitas, dan reputasi yang mendorong optimisme bagi masa depan peradilan Indonesia yang lebih kuat dan bermartabat.
Humas MA menekankan, meski seleksi telah selesai, pengabdian tetap berlanjut. Integritas, komitmen, dan semangat pengabdian menjadi kunci menorehkan babak baru bagi peradilan Indonesia.(Red)











