Oknum Polantas Polres Malang Arogan, Usir Wartawan Saat Akan Liputan

0
170

Malang, restorasihukum.com – saat awak media melintasi pos polantas karanglo, wilayah hukum polres Malang, awak media restorasihukum.com melihat banyaknya pegendara terjaring raziayang diduga tanpa ijin dari polres setempat. Pada saat itu yang terjaring razia pengendara roda dua, dihentikan dan digiring masuk ke dalam pos, seketika itu awak media coba cari informasi dan masuk kedalam pos, awalnya anggota polisi yang bertugas dipos tersebut menyambut baik, tapi setelah mengetahui adanya media sambutannya berubah 180 derajat.

          Awal mula awak media datang dengan tujuan mau konfirmasi adanya razia tersebut, kenapa kok ada banyak masyarakat pengendara yang tertangkap dan apa kesalahan dari pengendara tersebut, apa ngak membawa kelengkapan berkendara atau ada kaitannya dengan kaburnya tahanan polres beberapa waktu lalu, media belum sempat bertanya lalu ada salah satu oknum polisi menemui dan berkata “kalau mau ketemu pak kanit jangan disini sana di polwil, pak kanit gak ada disini adanya di polwil,” ucapnya.

          Dan saat restorasihukum.com ada di depan pintu pos polantas tiba-tiba salah satu oknum polisi berbicara dengan nada tinggi “jangan seenaknya ambil video disini mbak, saya tau kamu merekam” silahkan pergi,” dengan nada bicara yang ngak pantas di ucapkan oleh seorang polisi.

          Awak media pun meninggalkan pos polantas dengan berbagai pertanyaan yang belum terjawab, selain itu ada apa dengan cara bicara oknum polisi tersebut, memangnya kenapa kalau ada media datang ke polantas karanglo ini, jika tidak ada sesuatu di polantas karanglo tak mungkin oknum tersebut marah ngak jelas tujuannya. Sedangkan banyak informasi miring yang terjadi di pos polisi karanglo. 

         Apalagi media datang untuk mencari berita yang mana dibutuhkan oleh masyarakat, yang mengadukan pada media akan aktivitas para oknum dipos polantas Karanglo ini, kalau dengan media saja oknum polisi berbuat tidak baik dan mentang – mentang apalagi dengan masyarakat umum, bisa jadi apa yang diinformasikan di media ini benar adanya, sehingga oknum tersebut takut pada saat awak media hendak klarifikasi kebenaran informasi tersebut.

          Tugas seorang anggota polisi salah satunya ialah mengayomi masyarakat bukan menakut-nakuti masyarakat, bagaimana masyarakat bisa merasa aman dan terayomi jika banyak oknum yang berbuat demikian, jikalau sosok pemimpin saja tidak ramah kepada masyarakat maka bagaimana penilaian masyarakat pada penegak hukum di negeri ini. (28/4/2017) (abr/sy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here