Surabaya restorasihukum.com –
Kebocoran pipa air PDAM rupanya menjadikan lahan rupiah bagi pelaku pencurian air,yang di lakukan oknum penjual air yang menggunakan truk tangki Pt.Tirta Jaya guna untuk di jual di pabrik beton Pt Holsim.
Seperti pada pekerjaan pemasangan saluran ugater yang di kerjakan oleh rekanan Pemkot Surabaya di Tanjung Sari,dalam pelaksanaanya kurang profesional dalam menggunakan alat berat yang mengakibatkan terjadinya kebocoran pipa hinga merugikan PDAM Surabaya.
Modus yang di gunakan pelaku pengambilan air PDAM pada saluran pipa air yang pecah di lakukan pada malam hari untuk menghindari kecurigaan masarakat,seperti temuan awak media ini pada hari sabtu tgl 01-11-2014 saat melewati jalan Tanjung Sari di tepi jalan ada 2 truc tangki parkir,saat di dekati ternyata ada selang berwarna hijau masuk ke dalam selokan Ugater yang baru dipasang sedang melakukan penyedotan air pipa PDAM yang bocor.
Saat di tanya sopir truc tangki Pt.Tirta jaya untuk apa air ini pak,”eman mas banyu iki timbang nang got tak manfaatno gawe nyiram kembang nang Darmo,”kata sopir sambil tergesah-gesa mengambil selang penyedot.
Di tempat lain tak jauh dari tkp ada beberapa warga yang sedang duduk dan melihat truc tangki yang sedan mengisi air mengatakan,”para supir tangki itu sudah lama mas,karena pipa PDAM yang bocor tidak segera di perbaiki,airnya di manfaatkan oleh mereka truk-truk tangki itu,untuk di jual ke pabrik beton mas”ujar A S malam itu.
Info di dapat dari masarakat hal ini terjadi bukan hanya terjadi di jln Tanjung Sari aja tetapi juga di beberapa titik seperti di depan Hartono,Kali Darmo,kali Margomulyo dan aktifitasnya selalu di lakukan malam hari.setelah kami amati selama 2 bulan terakir truk tanki tersebut kami buntuti membawa air hasil curianya ke Pt.HOLSIM.
Bila kegiatan semacam ini di biarkan berapa kerugian PDAM sedangkan tiap malam ada tiga sampai empat truk tangki mengambil air tersebut sampai beberapa kali mulai malam tiba sampai menjelang pagi.
Utuk itu masarakat yang sering mengeluh tentang air PDAM banyak terjadi pengurangan debet airnya mengharap agar oknum tersebut di tindak oleh aparat yang berwenang,dan PDAM harus segera turun lapangan dan memperbaiki saluran tersebut supaya tak merugikan pelanggan PDAM yang membayar tiap bulan.(Syd/yud)












