Pimpin Apel Perdana Rakor Sekda dan Kepala Bappeda, Wamendagri Bima Ingatkan Sinkronisasi Pusat-Daerah

0
64

Jatinangor, restorasihukum.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memimpin apel perdana Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, (27/10/2025).

Kegiatan diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh Indonesia.

Bima menekankan bahwa Sekda dan Kepala Bappeda merupakan motor utama penggerak birokrasi di daerah. Ia meminta keduanya fokus pada tiga hal: penguatan kepemimpinan birokrasi, sinkronisasi antara pusat dan daerah, serta kolaborasi lintas sektor.

Sumber: restorasihukum.com

“Bapak-Ibu menjadi tumpuan dari para kepala daerah di tengah dinamika kebijakan pusat, kebijakan daerah, provinsi, kota, kabupaten yang begitu kencang dan dinamis,” ujarnya, menegaskan peran Sekda dan Kepala Bappeda sebagai penyeimbang dalam menghadapi dinamika dana Transfer ke Daerah (TKD).

Bima menilai Sekda dan Kepala Bappeda adalah birokrat terbaik yang dipercaya kepala daerah, sehingga peran mereka sangat penting dalam sinkronisasi dan akselerasi kebijakan pemerintah pusat. Selain itu, Sekda juga diharapkan dapat menjaga dan melahirkan pemimpin-pemimpin andal di birokrasi dari sisi integritas, kompetensi, dan totalitas.

“Kalau TNI, kalau Polri bisa juga membangun disiplin integritas dan totalitas, lepas dari pendidikan, di mana pun bertugas dijaga, dirawat, maka insyaallah kita sipil pemerintahan daerah pun bisa melakukan hal yang sama,” jelasnya.

Wamendagri juga menekankan pentingnya memanfaatkan Rakor untuk membangun kerja sama lintas Pemda dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Semangat kolaborasi ini tercermin pada para praja IPDN yang terbiasa hidup dalam keberagaman.

“Semoga beberapa hari ke depan di sini (Rakor di IPDN) bisa menyegarkan kembali, bisa menguatkan semangat untuk kembali ke kita, kembali kepada takdir kita sebagai pelayan bagi warga, bagi rakyat Indonesia yang sangat kita cintai,” tandasnya.

Rakor yang berlangsung sejak 26 hingga 29 Oktober 2025 di Kampus IPDN Jatinangor menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemda dalam menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi program prioritas pembangunan nasional maupun daerah.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here