Polri Kerahkan Belasan Ribu Personel untuk Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera

0
58

Jakarta, restorasihukum.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan belasan ribu personel gabungan untuk membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan juga dikirim untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Paparan mengenai langkah ini disampaikan oleh Asisten Utama Operasi Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, dalam konferensi pers rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025).

Fadil menjelaskan bahwa personel Polri disebar ke berbagai titik terdampak untuk mendukung seluruh tahapan penanganan bencana.

“Saat bencana melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar di akhir tahun ini, Polri tidak hanya datang dengan pasukan, tetapi juga dengan solusi. Kami mengerahkan alat berat, menyalurkan puluhan ton sembako, hingga membangun ratusan sumur bor untuk memastikan akses air bersih bagi pengungsi,” ujar Fadil.

Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak berhenti pada fase tanggap darurat, namun berkomitmen untuk hadir hingga tahap pemulihan.

“Polri berkomitmen hadir hingga tahap pemulihan, bukan hanya saat tanggap darurat,” lanjutnya.

Fadil merinci jumlah personel dan bantuan yang disalurkan di setiap provinsi terdampak. Di Aceh, Polri mengerahkan 11.357 personel dan menyalurkan 2.337 ton bantuan kemanusiaan. Sementara itu, di Sumatera Utara, 2.550 personel diterjunkan dengan bantuan sebanyak 1.236 ton, dan di Sumatera Barat, sebanyak 4.538 personel dengan bantuan 871 ton.

Polri juga mengerahkan ratusan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu proses identifikasi korban meninggal dunia. Selain itu, tim kesehatan Polri memberikan layanan medis kepada lebih dari 37 ribu warga yang terdampak bencana.

“Kami mengerahkan 1.105 personel dari tim medis dan DVI untuk membantu identifikasi serta memberikan pelayanan medis langsung,” jelas Fadil.

Untuk memastikan kelancaran komunikasi di lokasi bencana, Polri mendistribusikan 86 unit perangkat Starlink. Teknologi ini sangat dibutuhkan untuk mendukung koordinasi lintas sektor di daerah dengan keterbatasan jaringan komunikasi.

Polri juga mengerahkan 33 unit kendaraan dapur lapangan yang mampu menyediakan ribuan porsi makanan hangat setiap hari bagi para pengungsi.

Langkah-langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bersama masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana berjalan efektif, terkoordinasi, dan berkelanjutan.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here