Puluhan Mahasiswa Tuntut Kejari Usut Tuntas Kontraktor Nakal

0
150

Pamekasan, restorasihukum.com – Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura melakukan aksi demo di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (19/12/18).

Aksi tersebut dilakukan mahasiswa terkait dengan dugaan adanya indikasi penyalahgunaan uang negara dalam pembangunan gedung baru di IAIN Madura.

Dalam aksi kali ini, mereka menuntut pihak kejaksaan melakukan pencegahaan pembangunan gedung perkuliahan IAIN Madura yang diduga abal-abal dan meminta mengusut tuntas kontraktor nakal.

“Kami meminta kepada kejaksaan, agar menangkap semua oknum yang terlibut sekaligus kembalikan kerugian negara yang timbul dari program dan pembangunan itu,” teriak korlap aksi, As’adi..

As’adi mengungkapkan, pembangunan gedung baru IAIN tersebut kurang lebih menggunakan anggaran sebesar 17 Miliyar. Namun pada kenyataannya sudah banyak mengalami kerusakan dan tidak sesuai dengan spek. Baik plafon maupun lantainya sudah banyak yang retak.

“Sangat disayangkan, gedung itu seharusnya bisa bertahan lama, namun hari ini sudah banyak yang rusak. Ini buktinya kalau gedung tidak sesuai spek,” tegas kepada pihak kejaksaan.” Ucapnya.

Dirinya juga menuturkan bahwa ada ketidakberesan terhadap Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang bertugas sebagai pengawas dalam pembangunan tersebut.

“Seharusnya ada pengawasan yang ketat sehingga gedung yang baru dibangun tidak mudah rusak, namun kenyataannya ini tidak sampai 1 tahun sudah rusak, bahkan banyak sekali yang retak, ada yang tidak beres ini” tutur Adi.

Sementara itu, kapidsus Kejaksaan Negeri Pamekasan, M Arifin meminta mahasiswa untuk memberikan data pembangunan yang diduga tidak sesuai dengan spek dan diduga dikorupsi.

“Mohon data-data berikan ke kami kalau pembangunan yang tidak sesuai dengan spek. Kalau tidak sesuai dengan spek di mana yang tidak sesuai dengan spek,” ujarnya (red) (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here