Tomas Sempol ‘Tuding’ Proyek BPBD bondowoso Amburadul

0
304

Direktur PT Graha Bhakti Pratama : “Kita Buktikan Saja Setelah Finishing”

Bondowoso,restorasihukum.com -Menyikapi aduan tokoh masyarakat Desa Sempol Kecamatan Sempol Kabupaten Bondowoso terkait pelaksanaan proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ruas Jalan Sempol-Jampit dengan leading sektor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso tahun anggaran 2017 yang dimenangkan oleh PT Graha Bhakti Pratama dengan total anggaran Rp 2.013.481.000, wartawan restorasihukum langsung turun ke lokasi sabtu ( 14 Oktober 2017 ).

Dari pengaduan tokoh tersebut menginformasikan bahwa pelaksaan proyek berupa jalan rabat  dan drainase tersebut diduga amburadul dan memohon agar wartawan media ini memantau langsung ke lokasi biar jelas. “coba turuni ke lokasi dan lihat pekerjaannya seperti apa,” katanya via hp

Hasil pantauan media ini di lokasi ditemukan adanya proyek rabat yang diduga tidak sesuai dengan speknya, seperti ketebalan pasangan yg biasanya 20cm  hanya pinggirnya saja yg 20cm namun ditengah diduga tidak sampai 20cm. Dan juga sebagian drainase mengalami keretakan di beberapa titik.

Setelah temuan tersebut disampaikan kepada direktur PT graha Bhakti Pratama Andik ( 16 Oktober 2017 ) dirinya menyatakan “kita lihat saja finishingnya seperti apa,”

Ditanya terkait ketebalan pasangan rabat, Andik menjelaskan “jika dilihat dari tekstur tanah yang tidak merata wajar lah kalau hasilnya seperti itu dan saya akan melakukan pengecekan kembali, kalau masalah drainase wajar mengalami keretakan karena faktor cuaca yg panas,” katanya

Terlepas dari itu, Tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya menceritakan panjang lebar terkait pekerja yang berasal dari warga sempol. “sampiyan tau sendiri kan warga di sini mata pencahariannya tiap hari adalah pekebun kopi tidak sampai jam 10 pagi sudah banyak yang malas-malasan bekerja, pas ini harus bekerja full sampai jam 3 sore saya pengen tau nanti setelah selesai pekerjaannya seperti apa,”

    Hal tersebut direspon oleh Andik, menurutnya “bagi saya yang terpenting tenaga teknisnya adalah orang berpengalaman, saya tidak mau tau kalau masalah pekerja yang terpenting finishing akhirnya seperti apa lihat kalau sudah pekerjaan selesai,” jelasnya

   Terpisah Kades Sempol Hartono berharap agar Proyek yang ada di desanya agar dikerjakan sesuai dengan speknya. “nanti kalau pekerjaan tersebut jelek saya selaku kades akan mempermasalahkan proyek tersebut karena warga saya sebagai penerima manfaat dari proyek tersebut,” kata Kades Hartono (Azis/Indra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here