Truk Bermuatan Kertas Di Bajak

0
210

Jakarta, restorasihukum.com – Dengan menggunakan dta diri palsu Budi Setyo melamar kerja di perusahaan ekspedisi Artomoro, dan di terima menjadi karyawan di perusahaan tersebut.

     Dengan menjadikan ia sebagai  karyawan di  perusahaan ekspedisi tersebut  rupanya menjadi modus Budi Setyo untuk melakukan kejahatan. Begitu mendapat kepercayaan, pria 41 tahun itu langsung membajak truk bermuatan kertas.

     Kepada wartawan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete, Senin,mengatakan,  “Perusahaan ekspedisi itu merupakan rekanan PT Tjiwi Kimia untuk mendistribusikan barang”.

     Menurut Takdir, Budi memang merencanakan itu semua, dengan enggunakan aplikasi dan data diri palsu. Pada awalnya Budi juga bekerja seperti biasa layaknya karyawan lainnya.

     Hingga akhirnya pada akhir Februari lalu, Budi diberikan tugas mengantarkan 49 palet kertas ke Jakarta. Tugas seperti itu sebelumnya sudah sering dilakukan Budi, karena itu tak ada kecurigaan apapun terhadap Budi.

     Dengan menggunakan truk gandeng bernopol L 9895 UJ, Budi pun berangkat dari PT Tjiwi Kimia di Jalan Raya Surabaya-Mojokerto menuju Jakarta.

     Namun truk itu dibelokkan ke Mojokerto di depan Pabrik Ajinomoto di Mlirip. Di sana sudah menunggu M. Ali. Pria 33 tahun warga Glanggang, Duduk Sampeyan, Gresik itu lalu membeli truk dan muatannya seharga Rp 100 juta. “Truk itu kemudian dibawa ke KUD Tani Jaya di Kemladi, Mojokerto,”papar Takdir.

     Sampai di Kemladi, truk itu ditangani oleh M. Yusuf, warga Kemladi, Mojokerto. Selama di KUD Tani Jaya, truk itu dipreteli utnuk menghilangkan jejak. bak truk gandeng tersebut dipreteli sehingga truk itu tak mempunyai bak.

     Plat nopol truk yang semula L9895 UJ diganti menjadi L 8660 UA. 33 dan cat truk yang semula  berwarna hijau dan kuning itu juga diubah menjadi warna merah. Bukan itu saja 33 palet kertas juga sempat dijual kepada penadah yang lain.

     Takdir juga menjelaskan bahwa pihakny berhasil menangkap  tersangka Ali dan Yusuf, sedangkan Budi kini masih buron. Dalam hal ini polisi memperkirakan  pelaku semuanya berjumlah 5 orang.(abk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here