Surabaya, restorasihukum.com – Satu lagi prestasi membanggakan diraih dunia pendidikan di Jawa Timur. Kali ini Leonardo, siswa SMA St Hendrikus Surabaya meraih medali perak di ajang internasional Asian Young Inventors Exhibition (AYIE) 2015 di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC).
AYIE 2015 merupakan pameran sekaligus lomba khusus anak muda yang digelar dalam acara ITEX (International Invention, Innovation and Technology Exhibition) dan dikelola oleh MINDS (Malaysian Invention and Design Society) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan serta Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi pemerintah Malaysia.
ITEX ini sendiri digelar sebagai panggung yang memberi kesempatan pada peneliti/pencipta/inventor lokal dan internasional untuk mempresentasikan karya inovasi mereka ke komunitas bisnis untuk dikomersialisasikan, dan tahun ini adalah tahun ke-26 ITEX digelar.
Humas SMA St Hendrikus, Surabaya Antonius MB mengatakan, di ajang ini Leonardo membuat inovasi di bidang otomotif berupa alarm antimaling untuk sepeda motor.
Karya dari Leonardo tersebut di beri nama SIGETRI Alarm: Anti-Theft Tool for Motorcycle Safety. “Dengan alarm ini, para pengendara sepeda motor dapat memarkir sepeda motornya tanpa perasaan was-was,” terang Antonius.
Selain medali perak, Leonardo juga meraih penghargaan khusus dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA). (ksm)











