Asmara Kandas, Duda Asal Nganjuk Nekad Gantung Diri

0
263

Kediri, restorasihukum.com – Warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri geger. Salah seorang warga ditemukan tewas kendat alias gantung diri.

Pelaku bunuh diri ini adalah Wahyu Mahardika (28). Duda ini ditemukan gantung diri di pintu dalam kamar kosnya. Pelaku kendat menggunakan tali plastik berwarna orange yang dililitkan ke lehernya, Kamis (24/8/2018) malam.

Menurut warga, sebelum jenazah korban ditemukan, pria asal Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk itu terdengar bertengkar dengan salah seorang perempuan. Wanita tersebut dikenali bernama Yuli, mantan pacar pelaku. Mereka sudah lama menjalin hubungan asmara, tetapi akhirnya kandas.

Sudarto, pemilik kos di RT 11 RW 2, Kelurahan Pakunden mengatakan, cekcok mulut antara pelaku dan pacarnya diketahui oleh beberapa orang tetangga. Tetapi, pihaknya tidak mengetahui persoalan yang terjadi diantara mereka.

“Mantan kekasih pelaku bingung ketika Wahyu tidak kunjung keluar kamar kos. Kemudian dia minta tolong warga setempat untuk mengecek. Ternyata, setelah pintu kos dibuka, pelaku sudah meningal dengan cara gantung diri,” ujar Sudarto.

Wakapolsek Pesantren AKP Iwan SB mengatakan, Wahyu meninggal dunia murni karena gantung. Tim Identifikasi Polresta Kediri yang memeriksa kondisi tubuhnya, tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Guna kepentingan lebih lanjut, jenazah pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk divisum. Sementara barang bukti seutas tali yang dipakai pelaku bunuh diri diamankan. Yuli, sebagai saksi bersama beberapa orang warga dibawa ke Polsek Pesantren untuk dimintai keterangannya.

Informasi yang beredar di masyarakat, Yuli sempat bertengkar dengan pelaku sebelum insiden terjadi. Yuli sempat diancam akan dibunuh oleh pelaku, karena menolak untuk balikan setelah hubungan asmaranya kandas beberapa waktu lalu. (nng/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here