Jakarta, restorasihukum.com – Seperti diketahui sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR RI Rofi Munawar menilai harga daging yang sedang mengalami kenaikan diakibatkan jumlah produksi yang belum cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Untuk itulah guna mengatasi kelangkaan pasokan daging sapi dan menjaga stabilitas harga komoditas yang saat ini melambung tinggi di beberapa daerah, Pemerintah siap mengimpor 300 ribu ekor sapi.
Terkait hal ini Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong, mengatakan bahwa, “Untuk sisa tahun ini kita mungkin bisa impor 200 ribu-300 ribu ekor. Kami sepakat dan masih menjalankan prosesnya”.
Impor tersebut, menurut Mendag sebagai upaya pemerintah untuk memberantas ulah para spekulan yang menahan pasokan, sehingga menyebabkan kelangkaan dan tingginya harga daging sapi.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mengguyur pasar, supaya yang menimbun stok ini berpikir dua kali. Karena ketika kita mengguyur pasar, harga akan anjlok, dan yang menimbun itu akan mengalami kerugian finansial cukup berat.
Selain itu karena penambahan stok melalui impor juga dilakukan berdasarkan kebutuhan daging sapi di dalam negeri, Mendag juga akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian terkait pengadaan impor tersebut.
“Saya kira beliau punya strategi untuk pengembangan industri ini agar dalam jangka panjang sangat bagus. Tapi tentunya saya yang ditugaskan untuk menertibkan pasar,” pungkasnya. (AB)










