Bimtek Panitera Pengganti, Badilum Terapkan Sistem Blended Learning

0
124

Jakarta, restorasihukum.com — Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung RI kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para Panitera Pengganti di lingkungan peradilan umum. Kegiatan ini dilaksanakan dalam format blended learning, yang menggabungkan metode pembelajaran daring dan tatap muka.

Dalam surat resmi bernomor 685/DJU.2/DL1.10/X/2025 yang diterbitkan pada 10 Oktober 2025, Ditjen Badilum menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas Panitera Pengganti sebagai bagian dari upaya mewujudkan peradilan yang efektif, transparan, dan berintegritas.

“Pelaksanaan pembukaan dan sosialisasi teknis blended learning akan digelar secara daring pada Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB melalui platform Zoom dengan tautan [https://bit.ly/Bimtek_PP,”](https://bit.ly/Bimtek_PP,”) demikian isi pengumuman dalam surat tersebut.

Sesi daring berlangsung selama dua hari, yakni pada 16–17 Oktober 2025, dengan agenda pengenalan materi dan orientasi teknis.

Sementara itu, sesi tatap muka dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Gedung Bale Agung, Pengadilan Tinggi Denpasar, Jalan Tantular Barat No. 1, Denpasar Timur, Bali. Kegiatan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.

Ditjen Badilum juga mewajibkan seluruh peserta untuk membawa perangkat laptop pribadi selama pelaksanaan Bimtek guna mendukung proses pembelajaran secara maksimal.

Peserta diminta melakukan konfirmasi kehadiran dan registrasi paling lambat Selasa, 14 Oktober 2025, melalui tautan resmi: [https://linktr.ee/PengembanganBadilum](https://linktr.ee/PengembanganBadilum).

Dengan kegiatan ini, Ditjen Badilum berharap kualitas sumber daya manusia di lingkungan peradilan umum semakin meningkat, khususnya dalam peran strategis Panitera Pengganti sebagai penghubung penting dalam proses administrasi dan persidangan di pengadilan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here