Surabaya, restorasihukum.com, Tragis, kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Metropolis, yang melibatkan sebuah truk pemompa beton berukuran sangat besar, menabrak serta melindas 4 unit sepeda motor juga 1 mobil saat lampu lalu lintas menyala merah di sebuah pertigaan jalanan kota Surabaya. Tepatnya di lalu lintas persimpangan tiga antara jalan Kedurus dan Wiyung Rabu Pagi (23/12/2015).
Seperti yang dikutip dari Radio Suara Surabaya, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 pagi tadi, dimana kendaraan besar itu menabrak beberapa sepeda motor jenis bebek serta 1 unit mobil sedan. Saksi mata, WS yang saat di lokasi kejadian berada tidak jauh dari simpang tiga Kedurus-Wiyung, menyampaikan bahwa, “truk besar tersebut tiba-tiba nyelonong dan menabrak 2 unit motor dan melindas 2 sepeda motor lainnya yang merk Honda type Vario dan Yamaha type Vega hingga terseret beberapa meter ke arah depan, serta menabrak bagian belakang sebelah kiri mobil sedan merk Swift dengan identitas nopol L 1502 FT”.
WS, saksi mata kejadian tabrakan maut itu juga menambahkan, saat kecelakaan itu dirinya sempat melihat, “ada tulisan Merak Jaya Beton di bagian depan truk”. Beruntung warga di sekitar lokasi tidak ada yang emosi ataupun main hakim sendiri terhadap awak armada truk nahas tersebut, bahkan sebagian orang langsung membantu korban yang ada. Juga banyak orang yang langsung berinisiatif untuk mengganjal ban truk agar tidak memakan korban lebih banyak lagi.
Kecelakaan maut itu segera di tangani oleh para petugas Polsek Karangpilang, namun sesaat setelah tabrakan beruntun terjadi, sopir truk tidak nampak di lokasi. AKP Arisandi selaku Kapolsek Karangpilang mengatakan bahwa “sang sopir, pergi menemani dan mengantar salah seorang korban yang cukup parah ke Rumah Sakit terdekat Wijaya Wiyung, dibantu oleh warga”.
Saat dilakukan konfirmasi dengan salah satu petugas RS Wijaya Wiyung yaitu Rifanti, didapatkan informasi, bahwa ada sekitar 4 orang korban kecelakan truk yang langsung ditangani oleh tim medis, salah satunya bernama Wisnu Suryanto, yang tampaknya mengalami luka cukup parah di bagian kaki korban.
Rifanti juga mengatakan, jika sopir truk menyerahkan identitasnya kepada petugas medis Rumah Sakit, serta tak lama berselang kartu identitas sang sopir di ambil dan dibawa petugas polisi yang datang guna penanganan lebih lanjut, imbuhnya.(Red)








