Coba Kabur, Dua Pelaku Curanmor Di Tembak

0
179

Malang, restorasihukum.com – Luddin (47) warga Jalan Mawar Kota Malang dan Satori (44) asal Pamekasan-Madura, keduanya tewas ditembak oleh tim buser Satreskrim Polres Malang Kota.

     Menurut petugas, para pelaku adalah komplotan spesialis pencuri kendaraan roda empat. Luddin dan Satori tercatat sebagai warga asli Pamekasan, namun mereka mengontrak di wilayah kota dan Kabupaten Malang.

     Gerak-gerik Luddin dan Ahmad Sulaiman dibuntuti petugas dan berhasil menyergap mereka di lokasi. Para pelaku selanjutnya digelandang ke rumah kontrakan di daerah Blimbing. Di rumah itu, petugas menangkap Satori dan Syamsul Arifin (31), warga Pamekasan.

     Adanya laporan hilangnya mobil Suzuki Carry di wilayah Kecamatan Blimbing dan satu unit mobil pickup L300 di Lowokwaru, petugas menyelidiki dan melakukan penyergapan. Dari penyergapan tersebut petugas akhirnya menemukan persembunyian pelaku di wilayah Pakis Kabupaten Malang.

     Kepada wartawan Kapolres Malang Kota AKBP Singgamata, menjelaskan,  “Mereka pun dikuntit dan ditemukan rumah yang diduga jadi kontrakan L dan AS (Ahmad Sulaiman) di daerah Pakis. Kemudian dilanjutkan menyelidiki kontrakan mereka di wilayah Blimbing, Kota Malang”. 

     Pada saat penyergapan itulah, para pelaku melakukan perlawanan. Mereka mengancam dengan kunci T, dan langsung kabur. Terjadi kejar-kejaran, upaya petugas memberi tembakan peringatan tidak digubris dan justru berbalik melawan.

     “Akhirnya dilumpuhkan petugas,” tegas Singgamata. Menurut dia, tindakan tegas anggotanya sudah sesuai prosedur, karena kedua pelaku tertangkap tangan bawa kendaraan hasil kejahatan justru melawan saat akan diamankan.

     Mantan Kapolres Lumajang mengaku, bahwa di dua tempat kontrakan para pelaku banyak ditemukan aksesoris kendaraan yang diduga hasil kejahatan.

     Singgamata juga menjelaskan bahwa satu rekan pelaku adalah penadah juga residivis. Mereka jaringan diduga sudah lama melakukan kejahatan di wilayah hukum Polres Malang Kota.

     Semantara itu jenazah pelaku menjalani otopsi di kamar jenazah Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang dan satu lagi Ahmad Sulaiman (32), warga Lowokwaru, Kota Malang, ditembak di bagian kaki karena mencoba kabur dari sergapan petugas.(af)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here