Dampingi Presiden Prabowo, Mendagri Hadiri Pengukuhan MUI 2025–2030

0
58

Jakarta, restorasihukum.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih.

Pengurus MUI periode 2025–2030 secara resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Anwar Iskandar dan disaksikan Presiden Prabowo Subianto serta puluhan ribu jamaah yang memadati Masjid Istiqlal.

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umat Islam sebagai fondasi utama kekuatan bangsa Indonesia. Ia menyebut momentum pengukuhan tersebut sebagai simbol bersatunya ulama dan umara dalam menjaga keutuhan negara.

“Hari ini saya sungguh merasa bahagia, sungguh merasa bersama Bapak-Ibu. Hari ini adalah lambang dari bersatunya ulama dan umara,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo Hadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, (7/2/2026).

Presiden juga menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional, meneguhkan komitmen dalam melindungi seluruh rakyat, serta memperjuangkan keadilan sosial. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk berani melawan korupsi, perpecahan, dan kemiskinan demi masa depan generasi penerus.

“Menjadi bangsa yang bisa melindungi segenap rakyatnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan peran strategis MUI sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, ketenangan sosial, serta toleransi antarumat beragama. Ia menilai MUI memiliki peran signifikan dalam merespons berbagai situasi krisis, termasuk saat terjadi bencana di sejumlah daerah.

Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum penggalangan solidaritas dan doa bersama bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Seusai acara, Mendagri Muhammad Tito Karnavian kepada awak media menyampaikan bahwa pemerintah akan menyiapkan siaran pers khusus terkait perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Ia menyebut upaya tersebut akan dilakukan dengan menggandeng kementerian dan lembaga terkait.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here