Dukung Kopdeskel Merah Putih, Wamendagri Bima Arya Jelaskan Kemendagri Siap Gelar Bimtek bagi Kepala Desa dan Pengurus

0
106

Pesawaran, restorasihukum.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) siap memfasilitasi bimbingan teknis (Bimtek) bagi kepala desa dan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Provinsi Lampung. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Kemendagri punya Balai Pemerintahan Desa di Lampung. Di sana nanti bisa kita adakan pelatihan dan bimbingan untuk kepala desa serta pengurus Kopdeskel. Insyaallah,” ujar Bima dalam kegiatan Peluncuran dan Dialog Percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus) Pembentukan Kopdeskel Merah Putih Provinsi Lampung yang digelar di Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, Rabu (28/5/2025).

Bima berharap, melalui pelatihan tersebut, pengurus Kopdeskel Merah Putih dapat menjadi figur yang amanah, serta mampu menghadirkan ide-ide kreatif dan inovatif. Ia menekankan bahwa penguatan kelembagaan koperasi ini juga sejalan dengan visi Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan ekonomi dari akar rumput.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang memimpin dialog, memberikan apresiasi atas capaian Provinsi Lampung yang telah menyelesaikan Musdesus secara 100 persen. Ia menyebut Lampung sebagai provinsi pertama di Indonesia yang berhasil menyelesaikan agenda ini secara tuntas.

“Terima kasih kepada Ibu Wakil Gubernur, juga tentu Gubernur Lampung. Dari seluruh provinsi di Indonesia, baru Lampung yang sudah menyelesaikan Musdesus sepenuhnya,” ujar Zulkifli.

Ia juga menekankan bahwa dalam pelaksanaan koperasi desa, pengurus perlu terlebih dahulu menentukan jenis usaha yang akan dijalankan sebelum mengajukan modal usaha. Menurutnya, koperasi desa merupakan bentuk bisnis yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi lokal, sehingga pemilihan usaha harus realistis dan menguntungkan.

“Pikirkan jenis usaha koperasi yang bisa tumbuh dan memberikan keuntungan, serta tidak terlalu sulit dijalankan. Koperasi baru ini ibarat bayi, perlu dirawat dan diberi makan hingga tumbuh kuat,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela Chalim, para kepala daerah se-Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sebelum kegiatan dialog, Zulkifli Hasan dan Bima Arya juga meninjau langsung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bumisari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Di sana, mereka berdialog dengan warga dan mengamati beberapa usaha koperasi seperti pangkalan gas elpiji 3 kg dan penjualan pupuk bersubsidi. Keduanya juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BUMN dan Koperasi Desa Merah Putih Desa Bumisari secara serentak. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here