Banyuwangi restorasihukum.com – Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi menggagas festival perkebunan yang melibatkan perusahaan-perusahaan perkebunan di kota tersebut.
Hal ini dikemukakan Anas saat bertemu jajaran PTPN XII, Administratur Perhutani dan Gabungan Pengusaha Perkebunan di kantor Pemkab Banyuwangi Kamis. Dimana Festival ini bisa masuk dalam agenda kegiatan tahunan Banyuwangi Festival.
Anas mengatakan, “Kami ingin ada festival coklat di sini. Bagaimana proses pengolahan coklat mulai dari buah sampai menjadi coklat yang bisa dikonsumsi. Juga dilengkapi dengan festival kuliner serba cokelat. Akan kami tampilkan juga kopi. Ini akan sangat menarik, karena lokasinya berada di sebuah perkebunan.
Festival tersebut akan menamplikan beragam hasil dan olahan perkebunan dan hutan di Banyuwangi karena menurut Anas, banyak hal di wilayah perkebunan yang bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata. Mulai dari alam yang masih natural, hasil perkebunannya sendiri kopi, karet, kakao, hingga proses pengolahannya.
“Ini akan menambah destinasi wisata dan memperpanjang life cycle pariwisata di Banyuwangi. Otomatis juga menambah penghasilan perkebunan,” katanya.
Disamping itu Anas juga menyarankan perkebunan untuk menyewakan guest house perkebunan bagi wisatawan. Desain arsitekturnya yang khas Belanda, kata Anas, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi turis.”Belum lagi nantinya turis dipertontonkan bagaimana pengolahan hasil perkebunan. Misal pembuatan gula merah, coklat, bisa juga mereka diajak untuk menyadap karet,”Anas menambahkan.
Semantara itu Sutrisno Manajer Wilayah I PTPN XII, mengaku tengah mengembangkan pariwisata berbasis perkebunan. Dia pun akan menyiapkan guesthouse bagi wisatwan dan segera membuat rute wisata maupun atraksi wisata bagi wisatawan. (red)












