Guru TK Dapatkan Penghargaan Satya Lencana

0
255

Pacitan restorasihukum.com – Atas dedikasinya menjadi guru dengan profesional, Ratna yang merupakan alumnus Universita Terbuka ini mendapatkan gelar anugerah Satyalancana Pendidikan dari Presiden Joko Widodo. Tempat sampah hasil karya Rana itulah yang membawanya mendapatkan berkah baginya.

     Ratna merupakan satu diantara 24 tenaga pendidikan di antaranya guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah memperoleh anugerah Satyalancana Pendidikan. Anugerah ini merupakan tanda kehormatan atas prestasi dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas profesionalnya dari Presiden Joko Widodo.

     Banyak pihak mengapresiasi keberhasilan Ratna memperolehpenghargaan bergengsi ini, mengingat hanya dirinyalah satu – satunya guru dari Pacitan yang mendapatkan penghargaan tersebut.

     Berdasarkan informasi yang dihimpun Portal Pacitanku, diketahui, tempat sampah yang dibuat dan diikutsertakan dalam lomba nasional karya ilmiah ini memang unik. Dengan tema khas anak – anak, tempat sampah ini dinamakan tempat sampah cerdas.

     Tempat sampah plastik tersebut  didesain Ratna dengan dikelilingi 10 bekas minuman model gelas yang di buat  warna – warni kemudian diberikan angka – angka yang digunakan untuk latihan berhitung untuk anak – anak TK didiknya yakni TK Negeri Pembina, Pringkuku.

     Kemudian dibawah tempat sampah ini diberikan landasan berupa kayu yang digunakan sebagai tempat dudukan. Metoda penggunaan keranjang adalah tempat sampah di isi bermacam macam lambang angka,dimana tempat bekas air mineral berupa gelas itu di tulisi lambang-lambang angka, dari situlah nantinya anak-anak memasukkan lambang angka yang sesuai di tempat air mineral gelas tersebit.

     Pada wartawan RHN, Dewi mengatakan,”Alhamdulillah tahun 2014 ini berhasil meraih juara II Lomba Kreatifitas guru tingkat nasional, sementara untuk produk yang saya kembangkan adalah Pohon Kabari (Pohon Kartu Gambar Seri), digunakan untuk peningkatan kemampuan menceritakan gambar seri, sementara yang keranjang cerdas (tempat sampah) itu tahun lalu meraih penghargaan juara I Nasional”.

      Dengan mengangkat tema “keranjang cerdas” i pada tahun lalu pernah mendapatkan juara 1 tingkat nasional, samentara pada tahun in Dewi berhasili mendapatkan juara 2 tingkat nasional. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here