Ibu Dua Anak Gagalkan Aksi Penjambretan

0
163

Tuban, restorasihukum.com – Bersama dengan dua anaknya,Aimatul Muzayanah (33), seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tubanberhasil mengejar seorang pelaku jambret jalanan yang telah merampas dompetnya hingga pelaku

     Kini pelak jambret yakni Syamsul Hadi, warga Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban sudah diamankan di Polres Tuban untuk penyelidikan lebih lanjut.

     Sementara itu peristiwa penjambretan itu  berawal saat korban dengan menggendong anaknya yang masih balita dan di belakang memboncengkan anaknya yang berusia sembilan tahun sedang mengendarai sepeda motor Honda Scopy nopol S 6758 EK melintas di jalan Pemuda, Kota Tuban menuju ke arah selatan.

     Sesampainya di perempatan traffic light pegadaian, korban berhenti karena kondisi lampu menyala merah. Pada saat itulah pelaku Syamsul dengan mengendarai sepeda motor Jupiter warna biru nopol S 5534 GM berhenti di sebelah kiri korban dan mengambil dompet yang berisikan uang.

     AKP Elis Suendayati, kasubbag Humas Polres Tuban, menerangkan,”Pelaku setelah mengambil dompet korban langsung kabur ke arah timur. Kemudian korban dengan spontan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku jambret ini”. 

     Melihat tasnya di curi, dengan berteriak maling, korban yang menggendong anaknya langsung mengejar jambret itu. Sesampai di jalan Kartini, Kota Tuban sepeda motor jambret itu terhenti  lantaran terjebak kemacetan banyaknya tukang becak di jalan tersebut.

     Pada saat itulah korban berhasil mendekati sepeda motor pelaku, yang kemudian anak korban yang di bonceng menendang motor pelaku hingga jetuh.

     Melihat hal itu orban langsung ditolong oleh sejumlah tukang becak yang ada di sekitar alun-alun Kota Tuban. Syamsul yang  babak belur dan langsung diserahkan kepada pihak kepolisian Polres Tuban untuk proses hukum.

     Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan dompet milik korban yang berisikan uang sebesar Rp 230.000 dan sepeda motor pelaku.

     Ketika dilakukan pemeriksaan Syamsul mengaku  baru sekali ini menjambret. “Namun tidak menuntut kemungkinan masih ada korban lain, makanya kita masih melakukan pengembangan,”  ungkap AKP Elis.

     Petugas juga akan memanggil beberapa korban jambret lainnya untuk mengetahui apakah termasuk dari korban kejahatan Syamsul juga. (Sp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here