Jakarta, restorasihukum.com – Komisi Yudisial (KY) telah mengumumkan 33 calon Hakim Agung yang lolos tahap seleksi kualitas pada Rabu, 27 Mei 2025. Berdasarkan siaran pers KY Nomor: 20/SIARAN PERS/AL/LI.04.05/05/2025, hasil seleksi tersebut ditetapkan melalui Rapat Pleno yang digelar sehari sebelumnya di Ruang Rapat Pimpinan KY.
Mayoritas dari 33 calon yang lolos merupakan hakim karier. Berdasarkan surat pengumuman KY Nomor: 8/PENG/PIM/RH.01.03/05/2025, hanya tujuh dari mereka yang berasal dari latar belakang non-hakim. Ketujuh calon tersebut adalah:
- Sugeng Riyadi, S.H., M.H. – Advokat, untuk Kamar Pidana.
- Hendri Jayadi, S.H., M.H. – Dekan Universitas Kristen Indonesia, untuk Kamar Perdata.
- Dr. Yonatan, S.H., S.Kom., S.E., MAF., M.Kn. – Dosen Universitas Pancasila, untuk Kamar Perdata.
- Arifin Halim, S.E., S.H., M.H. – Konsultan pajak, untuk Kamar TUN (Khusus Pajak).
- Diana Malemita Ginting, Ak., S.H., M.Si., M.H. – Kepala Subdirektorat Penyidikan DJP, untuk Kamar TUN Khusus Pajak.
- Wahyu Widodo, Ak., S.H., M.Si. – Kepala Subdirektorat Penyidikan DJP, untuk Kamar TUN Khusus Pajak.
- Dr. Yeheskiel Minggus T., S.H., M.H., PCCP., CLA. – Kepala Bidang DJP Kanwil Jakarta Selatan II, untuk Kamar TUN Khusus Pajak.
Seleksi kali ini ditujukan untuk mengisi posisi Hakim Agung di berbagai kamar: lima di Kamar Pidana, tiga di Kamar Perdata, dua di Kamar Agama, satu di Kamar Militer, satu di Kamar Tata Usaha Negara (TUN), lima di Kamar TUN Khusus Pajak, dan tiga Hakim ad hoc HAM.
Dari total 33 calon yang lolos, rinciannya adalah 10 untuk Kamar Pidana, tujuh untuk Kamar Perdata, lima untuk Kamar Agama, dua untuk Kamar Militer, dua untuk Kamar TUN, dan tujuh untuk Kamar TUN Khusus Pajak. Artinya, para calon non-hakim masih akan bersaing ketat dengan hakim karier dalam tahap seleksi berikutnya.
Para peserta yang lulus seleksi kualitas akan melanjutkan ke tahap pemeriksaan kesehatan dan kepribadian. Tes kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juni 2025 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Sementara itu, tes psikologi dilakukan secara daring pada 14 Juni 2025, dan asesmen kepribadian serta kompetensi akan digelar secara daring juga pada 16–20 Juni 2025.
“Jadwal masing-masing peserta akan diumumkan kemudian,” ujar Mukti Fajar Nur Dewata, Anggota sekaligus Juru Bicara KY dalam siaran pers tersebut. (Red)












