Batu, restorasihukum.com – Kedatangan tiga truk kontainer berukuran panjang yang mengangkut dua rangkaian Trem Listrik di area parkir Jatim Park 2 menyita perhatian warga dansempat memacetkan ruas jalan raya di Kota Batu.
Trem Listrik Monorel yang dikenal dengan nema Kereta Listrik Monorel bekas tersebut didatangkan oleh Jatim Park Group dari Malaysia.
Di ketahui trem Listrik tersebut sebelumnya beroperasi di Sungeiway Malaysia. Karena ada peremajaan, Trem Listrik itu tidak dipergunakan lagi.
Menurut informasi yang di dapat mengatakan bahwa trem Listrik itu nantinya akan dipergunakan untuk angkutan wisatawan yang hendak berkunjung ke BNS, Jatim Park 2, Ecco Green, Jatim Park 1 dan Museum Angkut.
Selain itu jika sudah ada rencana, bila rute wisata pertama bisa dijalankan, kereta monorel tersebut akan dipergunakan untuk melayani wisatawan yang hendak ke Alun-alun Kota Batu.
Namun pernyataan itu di bantah oleh Manager Operasional Museum Angkut Kota batu, Titik Ariyanto. Menurut Titik kereta tersebut akan dipamerkan di Museum Angkut, bukan dipergunakan untuk sarana angkutan wisata yang menghubungkan obyek-obyek wisata milik Jatim Park Grup.
“Trem Listrik Monorel itu akan didisplay di Museum Angkut sekaligus sebagai pengisi Zona Edukasi untuk memberikan gambaran kepada wisatawan bagaimana sistem kerja kereta monorel, tentang akan dijalankan atau tidak, lihat proyek ke depan,” ungkap Titik.
Menurut Titik kereta monorel itu,akan ditempatkan di pintu masuk di dekat Pasar Apung. Kendati demikian, Titik enggan menjelaskan lebih jauh terkait dengan pembelian Trem Linstrik Monorel tersebut. Termasuk spesifikasi angkutan massal dari dua Trem Listrik bekas itu.(rf)












