Kalah 0-1 dari Kejayan FC, Suporter Kraton FC Rusuh Masuk Lapangan dan Kejar Wasit

0
5

Pasuruan, restorasihukum.com – Euforia Final Battle Super League Bupati Pasuruan Cup 2026 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 berakhir ricuh, Selasa (29/09/2026) sore di Lapangan Plumbon, Pandaan.

Setelah wasit meniup peluit panjang akhir pertandingan dan memastikan Kejayan FC menjadi Winner / Juara 1 Piala Bupati Pasuruan Cup 2026 dengan skor 0-1 atas Kraton FC, kericuhan tak terhindarkan.

Para suporter Kraton FC yang tidak terima dengan kekalahan tim kebanggaannya nekat masuk ke dalam lapangan dengan merusak pagar pengaman.

Mereka berlari masuk ke tengah lapangan mencari wasit yang dianggap kurang adil dalam memimpin jalannya pertandingan final tersebut.

Akibat aksi tersebut, terjadi kericuhan antar suporter di dalam lapangan Plumbon. Situasi menjadi tidak kondusif dan memanas.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan, panitia penyelenggara dan pihak keamanan memutuskan bahwa prosesi penyerahan Piala Pasuruan Super League Bupati Cup 2026 tidak dilaksanakan di lapangan.

Penyerahan piala dan hadiah juara akan diarahkan dan dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan pada hari kerja berikutnya, guna menjaga keamanan dan kondusifitas.

Untuk menjaga keselamatan para pemain dan suporter Kejayan FC dari hal-hal yang tidak diinginkan, panitia menghimbau agar seluruh pemain dan suporter Kejayan FC tetap bertahan di dalam lapangan dan tidak keluar terlebih dahulu, sampai seluruh suporter Kraton FC meninggalkan area Lapangan Plumbon Pandaan.

Pihak keamanan dari Polsek Pandaan polres Pasuruan dan Koramil dibantu panitia masih berupaya menenangkan massa dan mengosongkan lapangan. (Sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here