Surabaya restorasihukum.com – Selain mengais rupiah, para penjual juga bisa menimba ilmu dari buku-buku yang mereka tawarkan di kampung Ilmu, yang merupakan gudangnya buku-buku murah kualitas baik di Surabaya memiliki arti tersendiri bagi para penjual.
Seperti pengakuan Anis, wanita lulusan SMA yang langsung bekerja sebagai penjaga stan di kampung ilmu bahwa sebelumnya, Anis tidak menyukai buku apalagi harus membacanya. Namun, saat ini dia sudah mencintai buku dan mulai membacanya.
Sembari memperlihatkan buku favoritnya Anis mengatakan,”Awalnya saya nggak suka baca buku bahkan novel. Tapi sejak saya di sini dan bertemu dengan buku setiap harinya, saya mulai membacanya dan mencintai buku. Buku sudah menjadi jendela saya sejak saat itu”.
Ia mengakui selain sibuk melayani pelanggan yang mencari buku-buku di outletnya, Anis selalu menyempatkan waktu untuk membaca buku sejarah ataupun novel untuk menambah ilmunya serta menghiburnya ketika sedang bekerja, karna itu di sini dia bisa mendapatkan penghasilan serta pengetahuan yang tak terbatas.
Perlu di ketahui di Kampung Ilmu, para penjual tidak hanya dapat menjual dagangannya. Karena disana juga terdapat sebuah paguyuban yang sudah seperti keluarga bagi orang-orang di dalamnya.
elain para penjual buku-buku di Kampung Ilmu Surabaya, dengan mengandalkan halaman dan pendopo Kampung Ilmu mereka bisa menjual makanan kecil dan menjajakan dagangan mereka selama tidak mengganggu pengunjung. (red)












