Kondisi Sungai Dikeluhkan Warga, DLH Segera Turunkan Staf Cek Lapangan

0
292

Probolinggo, restorasihukum.com – Kondisi sungai Jrebeng Lor dikeluhkan warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Pasalnya sungai yang berada di Jalan Amir Hamzah RT 02 RW 08 itu mengeluarkan bau menyengat karena menjadi tempat pembuangan limbah ayam.

Selain bau menyengat, akibat dari tercemarnya sungai tersebut membuat kulit warga yang biasa mandi dan mencuci disungai merasa gatal atau iritasi. Hal tersebut disampaikan oleh warga setempat, Indra Gunawan  (31).

Menurutnya, kondisi seperti itu sudah lama terjadi, bahkan sudah ditinjau oleh instansi terkait, namun tidak ada tindak lanjut. Kotoran dan limbah ayam potong, tetap dibuang ke sungai.

“Ini sudah lama kami keluhkan bahkan Pemkot pernah ke sini meninjau. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya. Kotoran ayam masih dibuang ke sungai,” ujarnya, Kamis (29/11).

Sementara, Romli (35) warga setempat yang bekerja di usaha milik Didik tersebut mengaku, kotoran ayam maupun bangkaianya tidak dibuang ke sungai.

“Airnya saja yang dibuang ke sungai. Untuk kotorannya, termasuk bangkai ayam, sudah ada yang ambil untuk pakan. Termasuk bulunya. Makanya kami pisahkan bulunya dan kami jemur,” terangnya singkat.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Budi Krisyanto berjanji, pihaknya akan berkoodinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi masalah ini.

“Kami koordinasikan dengan dinas teknis selaku pembina budi daya ternak ayam. Kalau itu menyangkut usaha, kami koordinasikan ke perizinan. Besok kami juga akan menurunkan staf untuk cek lapangan. Tetap kami utamakan cek lapangan dan melihat kondisi kandang,” pungkasnya, Kamis (29/11). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here