Medan, restorasihukum.com – Mantap ! Sampah kayu Pallet ternyata dapat di jadikan barang yang bernilai. Dan, kini sampah itu bisa dijadikan barang yang berguna
Awak media ini, saat mengunjungi markas KOPLINK 1( komunitas Perduli Lingkungan 1) pada senin (01/07/19) yang bersekretariat di jalan KL Yos Sudarso KM 6 lingkungan 1 kelurahan Tanjung mulia Kecamatan Medan deli , yang ketika di kunjungi sedang mengelola sampah Kayu Pallet
Ditanya soal ide dan gagasan atas kreatifitas tersebut , Toga sandi safara Simarmata yang mengetuai KOPLINK 1 yang di bentuk nya setahun lalu ini pun menceritakan ke pada wartawan
“Awalnya beberapa tahun lalu sebelum KOPLINK 1 ini di bentuk( masih kelompok kumpul kumpul Remaja -Toga) kami meng awali dengan membuat kerajinan dari kardus sealform, kemudian dari ke bisa an dan bakat Seni kerajinan tangan itu mulailah muncul ide baru untuk membuat kerajinan dari batok kelapa” ucap toga
Rupanya hasil kreatifitas kerajinan limbah batok kelapa yang di geluti Toga Sandi pun di lirik oleh pihak instansi pemerintah dan swasta,. hingga pernah suatu ketika di libatkan oleh kecamatan Medan Deli untuk menjadi duta kecamatan sebagai pengrajin limbah batok pada event pameran antar daerah dan luar kota .
Tambah Toga lagi , “Alhamdulillah , saat ini ada ide baru , kami mengerjakan sampah Kayu Pallet yang di kreasi menjadi barang Rumah tangga seperti ,Buffet TV ,Lemari ,dan meja yang bentuknya unik “, untuk melengkapi sesekali ada material yang juga harus di beli di toko, pungkas Toga
Semua nya hasil kreasi ini dikerjakan dari galery kerajinan pondok batok Toga Sandi safara simarmata yang saat ini dia nya mengkolaborasikan dengan kegiatan di dalam Organisasi Komunitas peduli lingkungan ( KOPLINK 1).
menggandeng teman yang di anggap dapat bekerja sama sesuai bidang bidang nya diantarnya : Irsyad ,Idham ,Junaidi ,Ferry ,dan Zul , kesemuanya adalah warga lingkungan 1 kelurahan Tanjung mulia .
Tidak hanya dalam hal kerajinan tangan dan penggunaan sampah untuk di jadikan benda yang bernilai , Komunitas Peduli lingkungan (KOPLINK 1) yang di dirikan Toga pun ikut melengkapi Komunitas ini menjadi sebuah organisasi serikat tolong menolong.
Berperan aktif melayani urusan warga dalam bidang sosial kemasyarakatan dan fardhu kifayah, namun di rasakan amat lah sulit bagi Toga ketika sesuatu yang di lakukan untuk kebaikan selalu mendapatkan pertentangan .
Namun Toga pria yang penyabar itu yakin dan percaya semua akan indah pada waktunya.
Sekarang kerajinan dan kreasi dari sampah Kayu Pallet mulai di kenal sampai keluar daerah , ditandai banyak pesanan yang datang dengan segala bentuk dan ke unikan yang di inginkan.
Toga Sandi yang juga menginginkan Remaja putra putri di lingkungannya bisa mengikuti jejaknya , Toga rela menularkan bakat dan ilmu nya secara gratis untuk memberikan pelatihan dan bimbingan demi kemajuan lingkungan nya
Tidak sampai di situ , Toga juga yang menginginkan kampungnya Aman Damai terbebas dari gangguan Kamtibmas serta terhindar dari penyakit masyarakat ( PEKAT)
Mulai mengajak rekan rekan untuk bergabung dalam organisasi dan komunitas nya , untuk menguatkan tujuan mulia KOPLINK 1 “komunitas peduli lingkungan” guna menjalankannya misi dan visi nya
Di bawah bendera KOPLINK 1, Toga berencana Untuk melakukan diskusi seputar Kamtibmas ,dengan agenda mengajak kepala lingkungan setempat ,pihak kelurahan ,pihak kecamatan & Polmas, guna membangun sistem keamanan lingkungan.
mengingat gangguan ke Amanan yang biasa terjadi rata ² karena kelakuan remaja yang agak miris akhir akhir ini .
Melalui Swadaya masyarakat dan dana Kas KOPLINK 1 pun saat ini Sudah membangun sebuah Pos Kamling.
Bertujuan menyahuti ke inginan warga untuk sistim ke Amanan lingkungan ucap Toga Sandi.
Berkreasi dari sampah , mengelola nya untuk menjadi barang berharga ,melatih dan mengarahkan remaja ke hal yang positif .
Mengajak masyarakat untuk perangi Narkoba , Menguatkan tali silaturahmi dan soludaritas warga dengan membentuk serikat tolong menolong yang dinamai KOPLINK 1.
Mantap! Sampah pun bisa di kreasi , masyarakat juga bisa di ajak untuk menuju kebaikan oleh Toga sandi” agar jangan menjadi sampah masyarakat ” ucap toga sandi mengakhiri ( Edy Sihotang)












