Kreativitas Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pengering Cabai Untuk Para Petani

0
164

Surabaya, restorasihukum.com – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kini menciptakan Alat Pengering Cabai.

Mahasiswa tersebut ialah I Gede Angga Karuniawan, mahasiswa Departemen Fisika Fakultas Sains. Ia berhasil merancang alat pengering cabai inovatif sebagai proyek Tugas Akhir (TA) untuk meraih gelar sarjana.

I Gede menggunakan teknologi vacuum drying sebagai alat untuk menurunkan kadar air dalam cabai untuk membantu para petani. Karena sebagian besar para petani masih mengandalkan matahari untuk proses pengeringan.

“Sehingga saat cuaca mendung, petani kesulitan untuk mengeringkan cabai,” ujar mahasiswa angkatan 2013 ini.

Di dalam alat yang diciptakan ini tidak menggunakan pemanas. Karena Selain biaya yang dikeluarkan cukup banyak, pemanas juga bisa membuat cabai terlalu kering. “Ditakutkan nanti dapat merusak sel cabainya,” jelas pria berkacamata ini.

Cara kerja dari mesin ini, yaitu dengan memasukkan cabai ke dalam ruang vakum, di mana tekanan dalam ruang tersebut sebesar 80 kilo Pascal (kPa). Di sana cabai dihisap selama tiga menit, lalu dikeluarkan dari ruang vakum untuk ditimbang beratnya secara manual. Hal tersebut dilakukan selama satu jam, dengan rentang waktu selang tiga menit selalu ditimbang.

Dalam pembuatan alat tersebut, I Gede mengaku membiayai sendiri. Proses pembuatannya pun memakan waktu sekitar satu bulan. “Meski sempat ada kendala, seperti tidak boleh ada kebocoran ruang karena berhubungan dengan tekanan vakum, tapi syukurlah dapat menyelesaikannya,” tuturnya.

Ia juga berharap agar Alat Pengering Cabai yang diciptakan ini dapat berkembang dan bermanfaat, terutama untuk para petani. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here