Kediri restorasihukum.com
Ada ribuan warga terpaksa mengkonsumsi air terkontaminasi belerang . Mereka adalah masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Kelud wilayah Kabupaten Kediri. Ribuan masyarakat ini tersebar di puluhan desa dari dua kecamatan yaitu Kepung dan Puncu
Memasuki musim penghujan ini warga yang tinggal di lereng Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur terpaksa mengkonsumsi air yang mengandung belerang dan pospat. Hal itu disebabkan oleh sumber air terkontaminasi material vulkanik yang terbawa hujan dari puncak Kelud.
Sumarni, salah seorang warga yang tinggal di lereng Kelud, tepatnya di Desa Puncu mengaku, terpaksa menggunakan air keruh berwarna coklat itu untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari keperluan masak, mencuci, mandi hingga minum.
Dia mengatakan,” Kami tidak memiliki pilihan lain. Sebab, hanya sumber mata air ini satu-satunya. Pemerintah Kabupaten Kediri juga tidak memberikan dropping air bersih untuk warga”.
Air keruh yang dikonsumsi warga berwarna kecloklatan. Ini terlihat di bak penampungan air di Dusun Lahar Pang, Desa Puncu. Air tampak kotor dan berbau belerang, meskipun tidak menyengat. Padahal dalam bak penampungan telah dilengkapi proses penjernihan.
Bak penampungan ini airnya diperoleh dari beberapa mata air, serta sudetan dari Sungai Sarinjing yang berhulu di kawasan Lereng Gunung Kelud. Paksa erupsi, 13 Februari lalu banyak material vulkanik yang berbawa aliran sungai serta menutup mata air.
Dari bak penampungan ini air didistribusikan ke puluhan desa di dua kecamatan yaitu Puncu dan Kepung.
Secara swadaya warga telah melakukan pembersihan bak penampungan dari material vulkanik yang terbawa aliran air. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Peneliti Konsorsium Pengurangan Resiko Bancana Nasional A Kosasih,menuturkan kalau air keruh yang berasal dari Lereng Kelud mengandung belerang dan pospat dalam kadar tinggi. Bila dikonsumsi sebagai air minum dalam jangka lama dapat mengendap di saluran kemih dan dapat menimbulkan penyakit.
Untuk membantu mengatasi kebutuhan air bersih di kawasan permukiman Lereng Gunung Kelud ini Warga samgat berharap pada Pemerintah Kabupaten Kediri.
Bantuan yang diharapkan warga adalah diadakannya program dropping air bersih yang layak untuk dikonsumsi.(red)











