Menaker: Peluang Kerja Tetap Terbuka, Pemerintah Siapkan Sistem Antisipasi PHK

0
70

Jakarta, restorasihukum.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan peluang kerja di Indonesia tetap terbuka meski di tengah tekanan global, seiring sejumlah langkah strategis yang tengah disiapkan pemerintah. Hal ini disampaikan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (7/4/2026).

Menurut Yassierli, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas pasar kerja melalui berbagai kebijakan, termasuk sistem peringatan dini pemutusan hubungan kerja (PHK), penguatan dialog antara perusahaan dan pekerja, serta percepatan program pelatihan dan peningkatan keterampilan.

“Indonesia tidak bisa hanya menunggu masalah terjadi. Kita harus bergerak cepat agar pasar kerja tetap stabil,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penguatan sektor ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja.

Selain itu, Yassierli menyoroti masih adanya kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri. Menurutnya, banyak lowongan tersedia, namun belum tersampaikan dengan baik kepada pencari kerja.

Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan didorong melaporkan kebutuhan tenaga kerja melalui platform KarirHub SIAPKerja agar proses rekrutmen lebih transparan dan mudah diakses masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Para pemangku kepentingan diajak terlibat aktif dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja, khususnya bagi kelompok low hingga medium skill.

Tak hanya itu, pemerintah juga mendorong terciptanya akses kerja yang setara, termasuk bagi penyandang disabilitas.

“Dunia kerja yang sehat bukan hanya soal pertumbuhan, tetapi juga kesempatan yang adil untuk semua,” jelas Yassierli.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) akan membawa perubahan besar pada dunia kerja. Oleh karena itu, Kemnaker berkomitmen memastikan pasar kerja tetap adaptif, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

“Semua tantangan ini harus kita hadapi bersama demi stabilitas pasar kerja nasional,” ujarnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here